Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»International»India Cetak Rekor Dunia Lagi, Tambahan Harian Kasus COVID-19 Lampaui 380 Ribu Orang
    International

    India Cetak Rekor Dunia Lagi, Tambahan Harian Kasus COVID-19 Lampaui 380 Ribu Orang

    April 30, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    India Cetak Rekor Dunia Lagi, Tambahan Harian Kasus COVID-19 Lampaui 380 Ribu Orang 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    India Cetak Rekor Dunia Lagi, Tambahan Harian Kasus COVID-19 Lampaui 380 Ribu Orang 2
    Seorang anak lelaki berada di sebelah jenazah ayahnya yang meninggal akibat terinfeksi virus corona (COVID-19), di sebuah krematorium di New Delhi, India, Sabtu (24/4/2021). (BP/Antara)
    India Cetak Rekor Dunia Lagi, Tambahan Harian Kasus COVID-19 Lampaui 380 Ribu Orang 3

    BENGALURU, BALIPOST.com – India pada Jumat (30/4), kembali mencetak rekor dunia. Negara itu melaporkan 386.452 lagi kasus COVID-19.

    Dikutip dari Kantor Berita Antara, jumlah kematian akibat penyakit itu juga mengalami lonjakan. Sebanyak 3.498 orang selama 24 jam terakhir, menurut data kementerian kesehatan.

    Sementara itu, semua pusat vaksinasi di kota pusat keuangan India, Mumbai, ditutup selama tiga hari mulai Jumat. Hal ini karena kekurangan vaksin, kata pihak berwenang.

    Para ahli medis percaya bahwa angka COVID-19 di negara terpadat kedua di dunia itu sebenarnya mungkin mencapai lima hingga 10 kali lebih besar dari hitungan resmi. India sejak akhir Februari 2021 telah mencatat sekitar 7,7 juta kasus lagi saat gelombang kedua meningkat, menurut penghitungan Reuters.

    Sebelumnya, India mencatat 7,7 juta kasus COVID dalam masa lebih lama. Yakni hampir enam bulan.

    Negara itu saat ini mengalami krisis yang parah. Rumah-rumah sakit dan kamar jenazah kewalahan. Persediaan obat-obatan dan oksigen terbatas. Pembatasan ketat pada pergerakan diterapkan di kota-kota terbesar.

    India adalah negara produsen vaksin terbesar di dunia namun tak punya cukup persediaan untuk mengimbangi gelombang kedua COVID-19 yang banyak menelan korban jiwa.

    Pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi berencana untuk menjalankan vaksinasi pada semua orang dewasa mulai 1 Mei.

    Sejak Januari, baru sekitar sembilan persen dari 1,4 miliar penduduk India yang sudah divaksin.

    Beberapa negara bagian mengatakan bahwa mereka belum dapat mengimunisasi orang-orang yang berusia 18-45 tahun.

    Modi dijadwalkan melakukan sidang kabinet pada Jumat, sementara gelombang infeksi melumpuhkan sistem kesehatan negara.

    Keadaan itu juga mengancam akan berdampak pada perusahaan-perusahaan besar semakin banyak karyawan yang jatuh sakit atau mengambil cuti untuk merawat kerabat yang sakit.

    Bantuan dunia mulai berdatangan di India saat negara itu bergulat memerangi keadaan yang digambarkan sebagai bencana kemanusiaan.

    Penerbangan pertama dari Amerika Serikat yang membawa sejumlah tabung oksigen, regulator, paket alat diagnostik cepat, masker N95, dan oksimeter denyut tiba di ibu kota India, Delhi, pada Jumat.

    “Sama seperti India datang membantu kami di awal pandemi, AS berkomitmen untuk bekerja segera memberikan bantuan kepada India pada saat dibutuhkan,” kata Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken di Twitter.

    “Hari ini kami dengan bangga mengirimkan pengiriman pertama peralatan oksigen yang sangat diperlukan, bahan-bahan terapi, dan bahan mentah untuk memproduksi vaksin.” (kmb/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleIndonesia Terima 6 Juta Bahan Baku Vaksin dan Ratusan Ribu Dosis Jadi
    Next Article Toyota Raize ditargetkan terjual 2000 unit
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel (Ilustrasi/AI)

    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel

    May 26, 2026
    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran (Ilustrasi/AI)

    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran, Ini Pemicunya

    May 8, 2026
    Senjata Nuklir Masih Jadi Sorotan di Konflik AS-Iran (Ilustrasi/AI)

    Senjata Nuklir Masih Jadi Sorotan di Konflik AS-Iran

    April 24, 2026
    Selat Malaka Lebih Strategis dari Selat Hormuz (Ilustrasi/AI)

    Selat Malaka Lebih Strategis dari Selat Hormuz, Benarkah?

    April 9, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.