Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Indonesia Targetkan “Extreme Proverty” Bisa Nol Persen pada 2024
    News

    Indonesia Targetkan “Extreme Proverty” Bisa Nol Persen pada 2024

    January 5, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Indonesia Targetkan "Extreme Proverty" Bisa Nol Persen pada 2024 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Indonesia Targetkan "Extreme Proverty" Bisa Nol Persen pada 2024 2
    Suharso Monoarfa. (BP/kmb)

    DENPASAR, BALIPOST.com – Pelajaran berharga yang diperoleh dari pandemi COVID-19, salah satunya adalah bagaimana membantu masyarakat melalui program bantuan sosial. Hal ini sudah diterapkan di tengah upaya pemerintah dalam menangani pandemi pada 2020. Demikian dikemukakan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Ketua Bappenas, Suharso Monoarfa, dalam keterangan pers yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (5/1) dipantau dari Denpasar.

    Ia mengatakan dalam penyaluran bantuan sosial ini, disadari masih banyak yang perlu diperbaiki. “Kita menyadari bahwa ada hal yang perlu diperbaiki dalam hal data dan ketepatan dari orang yang berhak dan tidak berhak. Data adalah sebuah keniscayaan yang tidak bisa dihindari dan menjadi faktor terpenting dalam melaksanakan perlindungan sosial,” ujarnya.

    Disebutkan ada dua hal yang terkait dalam sistem perlindungan sosial, yakni bantuan sosial yang sifatnya pemberian oleh pemerintah kepada masyarakat tertentu dengan syarat tertentu tanpa harus membayar iuran dan jaminan sosial yang menyediakan sejumlah fasilitas berdasarkan pembayaran iuran. “Ke depan, akan disusun kembali, rancang ulang, hal-hal yang sudah kita laksanakan untuk diintegrasikan sedemikian rupa. Pertama terkait ketepatan data. Sehingga tingkat akurasinya tinggi. Kedua akan membuat beberapa program bantuan sosial yang selama ini banyak berada di berbagai kementerian. Akan dicoba susun kembali agar menjadi efektif dan disatupadukan untuk beberapa program strategis agar efektif,” sebutnya.

    Ia pun mengatakan tujuan sistem perlindungan sosial adalah menurunkan tingkat kemiskinan, terutama extreme poverty yang jumlahnya 2,5-3 persen. Presiden dalam rapat terbatasnya menginginkan agar sampai 2024, kemiskinan ekstrem ini bisa mencapai 0 persen. Caranya dengan melakukan fokus program bantuan sosial sedemikian rupa dengan kelompok sasaran yang rentan dan miskin kronis. (Diah Dewi/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleVaksin akan Wujudkan Target Pertumbuhan 5 Persen pada 2021
    Next Article Karena Ini, Potensi PAD Tabanan Belum Bisa Tergarap Maksimal
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Wimbledon schedule 2026 resmi diumumkan (Ilustrasi/AI)

    Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai

    June 29, 2026
    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.