Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Industri: Banyak Lulusan Vokasi Belum Bisa Langsung Kerja
    News

    Industri: Banyak Lulusan Vokasi Belum Bisa Langsung Kerja

    August 10, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Industri: Banyak Lulusan Vokasi Belum Bisa Langsung Kerja

    Ilustrasi pelajar SMK (Foto: Doknet)

    Jakarta, Jurnas.com – Direktur Pengembangan PT INKA, Agung Sedaju menyebut masih banyak lulusan vokasi, baik yang berasal dari perguruan tinggi maupun sekolah menengah kejuruan, yang belum bisa dimanfaatan di industri.

    Pasalnya, para lulusan belum mampu langsung beradaptasi dengan lingkungan kerja, dan tidak jarang kurang fokus pada pekerjaan yang diberikan.

    “PT INKA sudah mencoba sejak 2008 bagaimana membuat lulusan perguruan tinggi atau SMK langsung kami bisa manfaatkan, tapi ternyata memang agak sulit,” kata Agung dalam webinar peluncuran Webinar Praktik Baik Vokasi dan Industri pada Senin (10/8).

    “Misalnya anak SMK masuk INKA, pertama kali masuk lebih banyak yang bersikap seperti anak-anak. Main ponsel. Padahal ini industri, yang kalau salah sedikit kerugiannya besar sekali,” sambung dia.

    Karena itu, Agung menyambut baik program `pernikahan massal` antara pendidikan vokasi dengan industri, dunia usaha, dan dunia kerja (Iduka), yang digagas oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud).

    Baca juga.. :

    • Tujuh Program Kemitraan Genjot "Nikah Massal" Vokasi Industri
    • Serapan Lulusan di Tiga SMK Ini 93 Persen, Apa Rahasianya?
    • Tiga Kampus Ini Dipuji karena Sudah "Menikah" dengan Industri

    Menurut dia, kemitraan dan penyelerasan sangat penting dilakukan antara vokasi dan industri, agar menghasilkan lulusan yang sudah siap menyesuaikan dengan dunia kerja, serta memiliki kompetensi yang dibutuhkan.

    “Yang kami butuhkan bukan hanya lulusan yang siap bekerja, tapi juga perguruan tinggi yang memiliki lingkungan yang mendukung kebutuhan industri saat ini,” tegas Agung.

    Sementara itu, Dirjen Vokasi Kemdikbud, Wikan Sakarinto mengungkapkan, pihaknya terus mendorong `pernikahan massal` Iduka dan perguruan tinggi vokasi (PTV) dengan anggaran yang disiapkan sebesar Rp3,5 triliun untuk 40 program.

    Karenanya, dalam link and match `pernikahan massal` tersebut, setidaknya harus memenuhi lima hingga enam paket minimal, dari total sembilan paket pernikahan massal yang ditetapkan Kemdikbud.

    Salah satu paket tersebut ialah penyelarasan kurikulum antara PTV dan Iduka. Wikan menyebut, industri dan vokasi harus duduk bersama merumuskan kurikulum, dan disetujui langsung oleh industri.

    “Kurikulum itu jangan sekadar hard skill, tetapi soft skill seperti attitude juga diperlukan,” ujar Wikan.

    “Jangan sampai kampus itu bikin kurikulum tanpa melibatkan industri. Dosennya juga harus update dengan perkembangan di industri. Jadi tidak hanya bertugas mengajar, tapi juga bisa jadi mentor, fasilitator, atau coach,” tandas Wikan.

    TAGS : Pernikahan Massal Lulusan Vokasi PT INKA

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/76798/Industri-Banyak-Lulusan-Vokasi-Belum-Bisa-Langsung-Kerja/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKetua KPK Serukan Esensi Perjuangan Veteran Bagi Pemberantasan Korupsi
    Next Article Wah, Jokowi Bakal Beri Penghargaan untuk Fadli Zon dan Fahri Hamzah
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.