Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Automotive»Ini alasan Nissan akhiri pengembangan mesin bensin untuk pasar Eropa
    Automotive

    Ini alasan Nissan akhiri pengembangan mesin bensin untuk pasar Eropa

    February 9, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Ini alasan Nissan akhiri pengembangan mesin bensin untuk pasar Eropa 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Jakarta (ANTARA) – Nissan Motor Co mengatakan akan mengakhiri pengembangan mesin bensin untuk pasar Eropa dengan pertimbangan standar emisi yang lebih ketat karena industri otomotif dengan cepat beralih ke kendaraan listrik.

    Dikutip Kyodo, Rabu, Chief Operating Officer Nissan Ashwani Gupta mengatakan pembuat mobil Jepang mencapai keputusan itu karena kemungkinan akan lebih murah bagi konsumen Eropa untuk membeli kendaraan listrik di bawah peraturan yang lebih ketat yang mulai berlaku pada tahun 2025.

    Baca juga: Nissan Juke Kiiro hadir dalam balutan “limited edition”

    Di tengah persaingan teknologi yang semakin ketat, Nissan berusaha memusatkan sumber daya pada elektrifikasi kendaraan. Ini bertujuan agar semua kendaraan barunya di pasar utama sebagian atau seluruhnya dialiri listrik pada awal 2030-an.

    Sedangkan untuk pasar Eropa, Nissan telah menetapkan target 75 persen kendaraannya dialiri listrik pada tahun fiskal 2026 sebelum semuanya dialiri listrik pada tahun fiskal 2030.

    Nissan mengatakan pada akhir Januari dengan Mitsubishi Motors Corp dan mitra Prancis Renault SA bahwa mereka akan menginvestasikan 23 miliar euro (26 miliar dollar AS) dalam teknologi mobil listrik selama lima tahun ke depan.

    Mereka bertujuan untuk meluncurkan 35 model EV baru pada tahun 2030.

    Aliansi tiga arah juga mengatakan akan menggunakan platform umum untuk 80 persen dari semua model EV mereka dan bersama-sama mengembangkan baterai generasi berikutnya pada tahun fiskal 2028.

    Baca juga: Nissan akan hentikan sebagian besar pengembangan mesin bensin baru

    Baca juga: Nissan pertahankan penjualan 4 juta unit 2021

    Baca juga: Renault, Nissan, Mitsubishi kuatkan aliansi sambut era EV

    Pewarta: Fathur Rochman
    Editor: Maria Rosari Dwi Putri
    Copyright © ANTARA 2022

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMenko PMK Tinjau Langsung Bansos di Pekanbaru, Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran
    Next Article Pemda Diminta Serius Tegakkan Kebijakan Prokes
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak (Ilustrasi/AI)

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak, BGN Membela Diri

    April 8, 2026
    Federal Oil™ Membuka Rangkaian Feders Gathering 2026 (istimewa)

    Bandung Buka Feders Gathering 2026, Federal Oil™ Perkuat Kebersamaan Komunitas Motor Matic

    March 2, 2026
    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis, Seri Pembuka Digelar di Thailand

    February 27, 2026
    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India (Ilustrasi/AI)

    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India, DPR Minta Ditunda

    February 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.