Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Ini Respon DPR Soal Program Kemendikbud `Belajar Bersama Lewat TVRI`
    News

    Ini Respon DPR Soal Program Kemendikbud `Belajar Bersama Lewat TVRI`

    April 12, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Ini Respon DPR Soal Program Kemendikbud `Belajar Bersama Lewat TVRI`

    Anggota Komisi X DPR RI, Prof Zainuddin Maliki (Pwmu)

    Jakarta, Jurnas.com – Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PAN, Zainuddin Maliki mengapresiasi langkah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang telah meluncurkan Program Belajar dari Rumah di TVRI.

    Menurutnya hal itu bermanfaat guna menjamin semua siswa didik, baik SD, SMP maupun SMA yang kondisinya berada di daerah tanpa jaringan internet, untuk tetap bisa belajar.

    Kendati demikian, kata Zainuddin, langkah ini belum sepenuhnya bisa dijadikan solusi. Sebab, belajar melalui televisi kemungkinan masih lebih banyak bersifat satu arah.

    “Belajar daring di daerah yang kaya jaringan internet saja belum bisa menjamin pembelajaran berlangsung efektif. Bisa dibayangkan seperti apa efektifitas pembelajaran melalui televisi. Sementara itu faktanya masih banyak siswa yang tinggal di daerah tak terjangkau jaringan internet,” kata Zainuddin melalui keterangan tertulisnya, Minggu (12/04/2020).

    Meski demikian, Zainuddin tetap meminta kepada Menteri Nadiem Makariem untuk mencari lagi solusi untuk melayani pembelajaran siswa yang televisi pun tidak bisa mereka akses.

    Baca juga.. :

    • Mendikbud Gelar Program Belajar dari Rumah di TV Nasional
    • Pengamat Kritik Portal Guru Berbagi Cuma Fokus Konten
    • Pakai Kurikulum AS, Program Belajar Daring Ini Patut Jadi Pilihan

    “Mendikbud tetap harus memperhatikan jumlah siswa yang tidak bisa mengakses televisi dan apalagi internet. Jumlah mereka juga masih banyak,” kata dia.

    “Bisa saja melakukan kerjasama dengan RRI yang jangkauannya lebih luas dan mudah aksesnya,” imbuh dia.

    Bagaimanapun, lanjut dia, mencerdaskan kehidupan seluruh anak bangsa adalah kewajiban negara.

    “Pemerintah tetap harus berusaha melayani pendidikan mereka secara adil. Pemerintah tidak boleh berhenti hanya melayani siswa yang bisa mengakses internet dan televisi,” katanya.

    Menurut penulis buku Sosiologi Pendidikan ini masih ada cara yang bisa dilakukan Mendikbud untuk melayani mereka yang tidak memiliki jaringan televisi dan apalagi internet.

    “Dalam hal ini Mendikbud bisa menyusun semacam gugus tugas. Mereka inilah yang diminta hadir di masyarakat yang tak bisa akses televisi dan apalagi internet,” ujar dia.

    Gugus tugas terdiri dari para guru. Mereka diminta datang ke daerah tertentu, dengan jadwal yang telah ditentukan.

    “Mereka sampaikan bahan pembelajaran yang telah dirancang. Sebaiknya bukan content based, melainkan lebih tepat bentuknya belajar berbasis problem atau project yang bisa dilaksanakan siswa selama minggu itu,” katanya.

    Gugus tugas itu pula yang nantinya meminta tagihan hasil belajar sekaligus memberikan bahan pembelajaran hari-hari berikutnya. Tentu harus tetap menggunakan protokol kesehatan yang ketat, antara lain guru harus dilengkap APD yang lengkap, termasuk pelindung badan.

    “Tidak urgen saat seperti ini mengejar ketuntasan kurikulum. Fokuskan saja pembelajaran untuk meningkatkan kecerdasan afektif siswa seperti pembentukan sikap disiplin, mandiri, tanggung jawab, pola hidup bersih, peduli sesama, atau sadar lingkungan,” kata dia.

    “Tentu sangat relevan diajak belajar memecahkan masalah, khususnya melawan wabah Covid-19 yang tengah menimpa bangsa Indonesia dan umat manusia sedunia ini,” imbuh Zainuddin.

    TAGS : Zainuddin Belajar TVRI

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/70444/Ini-Respon-DPR-Soal-Program-Kemendikbud-Belajar-Bersama-Lewat-TVRI/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleIni Alasan Golkar Tolak Wacana Pengalihan Dana Haji untuk Penanganan Covid-19
    Next Article Jumlah Pasien Positif Corona Meningkat Jadi 4.241 Orang
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.