Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Ini, Skema Penyediaan Vaksin COVID-19 di Indonesia
    News

    Ini, Skema Penyediaan Vaksin COVID-19 di Indonesia

    October 16, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Ini, Skema Penyediaan Vaksin COVID-19 di Indonesia 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Ini, Skema Penyediaan Vaksin COVID-19 di Indonesia 2
    Seorang peneliti sedang melakukan penelitian untuk menghasilkan vaksin COVID-19. (BP/AFP)

    JAKARTA, BALIPOST.com – Penyediaan vaksin COVID-19 di Indonesia akan diupayakan dalam tiga jalur. Ketiganya tersebut adalah membeli dari China dan Inggris, pasokan dari organisasi internasional dan produksi dalam negeri.

    Dalam siaran pers Kementerian Kesehatan yang diterima Jumat (16/10), disebutkan pemerintah lewat sejumlah kementerian sudah berupaya mendapatkan vaksin dari China dan Inggris. Untuk China, produk vaksin akan berasal dari Sinovac dan Sinopharm. Sedangkan AstraZeneca adalah produsen di Inggris.

    Pemerintah menargetkan pasokan vaksin dari China dan Inggris dapat memenuhi kebutuhan minimal 70 persen penduduk. Pemerintah sudah menyatakan peminatan untuk dapat mengakses sampai 100 juta dosis vaksin yang dikembangkan oleh Oxford University dan AstraZeneca pada 2021.

    Tak hanya itu, masih dari rilisnya, Kemenkes juga mengungkapkan bahwa saat ini tengah berupaya menggandeng organisasi internasional, Coalition for Epidemic Preparedness Innovations (CEPI) dan Global Alliance for Vaccine and Immunization (GAVI) untuk mendapatkan akses vaksin COVID-19. Kolaborasi dengan CEPI dan GAVI bisa menjamin penyediaan vaksin bagi 20 persen penduduk.

    Sedangkan jalur lainnya adalah pengembangan Vaksin Merah Putih dengan menggunakan strain virus corona tipe baru yang menular di Indonesia. Produksi Vaksin Merah Putih bisa menutupi vaksin yang belum terpenuhi.

    “Sambil menunggu vaksin Merah Putih yang diperkirak an baru akan siap pada awal 2022, kita manfaatkan kerja sama dengan China dan Inggris. Karena vaksin ini perlu dua kali suntik, maka kita perlu atur prioritas pemberian vaksin, kita prioritaskan dahulu pada tenaga kesehatan garda terdepan,” kata Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. (Diah Dewi/balipost)

     

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleRolls-Royce Cullinan menjelajah gurun pasir
    Next Article UU Ciptaker Positif untuk Pendirian SMK di KEK
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    July 7, 2026
    7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan

    7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan

    July 7, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Israel Bom Lebanon Hari Ini, Apa Penyebab Serangan Terbaru?
    • Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung
    • Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.