Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Intel AS Tuduh Rusia Iming-imingi Hadiah untuk Taliban
    News

    Intel AS Tuduh Rusia Iming-imingi Hadiah untuk Taliban

    June 27, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Intel AS Tuduh Rusia Iming-imingi Hadiah untuk Taliban

    Kelompok Taliban

    Washington, Jurnas.com – Intelejen Amerika Serikat (AS) menuduh militer Rusia telah menawarkan hadiah kepada militan yang terkait dengan Taliban di Afganistan, untuk membunuh pasukan Amerika dan pasukan koalisi lainnya.

    Menurut laporan New York Post, AS mengatakan bulan lalu bahwa unit intelijen militer Rusia yang terkait dengan upaya pembunuhan di Eropa telah menawarkan hadiah untuk serangan yang berhasil tahun lalu.

    Surat kabar itu mengatakan bahwa militan Islam, atau unsur-unsur kriminal bersenjata yang terkait erat dengan mereka, diyakini telah mengumpulkan sejumlah uang hadiah.

    Gedung Putih, CIA dan Kantor Direktur Intelijen Nasional menolak permintaan dari Reuters untuk mengomentari laporan Times, sebagaimana dilansir dari Al-Arabiya pada Sabtu (27/6).

    Presiden AS Donald Trump telah diberi pengarahan tentang penemuan intelijen, kata Times. Dikatakan, Gedung Putih belum mengesahkan langkah-langkah apa pun terhadap Rusia sebagai tanggapan atas hadiah itu.

    Baca juga.. :

    • Trump Sanksi Pejabat China yang Langgar Otonomi Hong Kong
    • AS Tekan Korut Percepat Denuklirisasi
    • Presiden Belarus Tuding Polandia dan Rusia Recoki Pemilu

    Dari 20 orang Amerika yang tewas dalam pertempuran pada 2019, Times mengatakan, tidak jelas kematian mana yang dicurigai.

    Setelah hampir 20 tahun memerangi Taliban, Amerika Serikat mencari cara untuk membebaskan diri dari Afganistan dan untuk mencapai perdamaian antara pemerintah yang didukung AS dan kelompok militan, yang mengendalikan petak-petak negara.

    Pada 29 Februari lalu, Amerika Serikat dan Taliban mencapai kesepakatan yang menyerukan penarikan pasukan AS secara bertahap.

    Kekuatan pasukan AS di Afghanistan turun ke hampir 8.600, jauh di atas jadwal yang disepakati dengan Taliban, sebagian karena kekhawatiran tentang penyebaran virus corona, kata para pejabat AS dan NATO pada akhir Mei.

    TAGS : Amerika Serikat Rusia Taliban

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/74468/Intel-AS-Tuduh-Rusia-Iming-imingi-Hadiah-untuk-Taliban/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleGus Mis: Bung Karno yang Temukan Makam Imam Bukhori
    Next Article Sebut RUU HIP Ateistik, Ketua DPC PDIP Tangsel Minta AHY Rajin Baca Buku
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.