Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Iran-AS Akur, Trump: Bukti Kami Bisa Negosiasi
    News

    Iran-AS Akur, Trump: Bukti Kami Bisa Negosiasi

    December 8, 2019No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Iran-AS Akur, Trump: Bukti Kami Bisa Negosiasi

    Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump (Foto: AFP)

    Washington, Jurnas.com – Presiden Amerika Serikat ( AS), Donald Trump menyampaikan terima kasih kepada Teheran setelah membebaskan mahasiswa pascasrjana AS, Xiyue Wang.

    Mahasiswa keturunan Tiongkok itu dibebaskan pemerintah Iran dalam kesepakatan pertukaran tahanan dengan negara pada Sabtu (7/12).

    Sebagai imbalan atas pembebasan Wang, AS akan membebaskan ilmuwan Iran, Massoud Soleimani.

    Di akun Twitternya, Trump mengucapkan terima kasih kepada Teheran atas negosiasi sangat adil. “Terima kasih kepada Iran untuk negosiasi yang sangat adil. Lihat, kita bisa membuat kesepakatan bersama!,” kicau Trump.

    Pada Oktober tahun lalu, Soleimani (49) meninggalkan Iran dengan cuti panjang tahun lalu tetapi ditangkap pada saat kedatangan di Chicago dan dipindahkan ke penjara di Atlanta, Georgia tanpa alasan.

    Baca juga.. :

    • AS Bebaskan Ilmuwan Iran yang Ditahan Tanpa Alasan
    • Rusia akan Bantu Iran Modernisasi Fasilitas Nuklir di Fordow
    • Kerusuhan di Iran, Rusia Ungkap "Kelicikan" AS

    Ketika ia meninggalkan Teheran musim gugur yang lalu, Soleimani, seorang profesor dan peneliti biomedis di Universitas Tarbiat Modares (TMU) di Teheran, berencana untuk menyelesaikan penelitiannya tentang merawat pasien stroke sebagai sarjana tamu di Mayo Clinic yang bergengsi di Minnesota.

    Jaksa penuntut di Atlanta menuduhnya dan dua mantan muridnya berkonspirasi dan berusaha mengekspor vial hormon pertumbuhan manusia dari AS ke Iran tanpa izin, yang melanggar sanksi AS.

    Hormon pertumbuhan manusia tidak dilarang di AS atau Iran dan sedang digunakan khusus untuk penelitian medis, yang masih dianggap sebagian besar dibebaskan dari sanksi AS, menurut pengacara Atlanta-nya Leonard Franco.

    Kedua siswa didakwa di pengadilan dan dibebaskan setelah memposting jaminan karena mereka memegang kewarganegaraan AS.

    TAGS : Amerika Serikat Iran Xiyue Wang Massoud Soleimani

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/63604/Iran-AS-Akur-Trump-Bukti-Kami-Bisa-Negosiasi/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleAS Bebaskan Ilmuwan Iran yang Ditahan Tanpa Alasan
    Next Article Petinggi BUMN Diminta Jauhi Hidup Bermewah-mewahan
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.