Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Iran: Dalih AS Bunuh Jenderal Soleimani Adalah Pembohongan
    News

    Iran: Dalih AS Bunuh Jenderal Soleimani Adalah Pembohongan

    January 5, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Iran: Dalih AS Bunuh Jenderal Soleimani Adalah Pembohongan

    Ketua Parlemen Iran, Ali Larijani

    Teheran, Jurnas.com – Ketua Parlemen Iran, Ali Larijani mengatakan, klaim pejabat Amerika Serikat (AS), Jenderal Qassem Soleimani sedang menjalankan rencana untuk menyerang diplomat AS di Irak serta di tempat lain adalah kebohongan.

    Serangan udara AS menewaskan Soleimani bersama sembilan orang Iran dan Irak di bandara Baghdad, Jumat (3/1) pagi. Pentagon mengklaim serangan itu dimaksudkan untuk menghalangi rencana Iran menyerang kepentingan AS di wilayah tersebut.

    “Klaim ini hanyalah kebohongan. Rakyat As dan anggota parlemen harus tahu bahwa presiden AS mengatakan kebohongan untuk menutupi kejahatan perang dan aksi teroris,” kata Larijani pada pertemuan parlemen pada Minggu (5/1).

    Ia mengatakan, Presiden Donald Trump dan pejabat AS lainnya hanya berusaha menipu Amerika, dan menantang mereka untuk menunjukkan bukti  tentang dugaan rencana Soleimani tersebut.

    Pembunuhan itu terjadi sehari sebelum kepala Pentagon, Mark Esper mengatakan, AS melihat indikasi bahwa Iran dan kelompok yang didukung Iran merencanakan serangan terhadap pasukan AS di Timur Tengah, dan mengancam aksi militer preemptive.

    Baca juga.. :

    • Jenderal Soleimani Dibunuh, Pemimpin Dunia Desak Iran Tetap Tenang
    • Gertak akan Hancurkan Kebudayaan Iran, Trump Tuai Protes
    • Jasad Soleimani Tiba di Iran, Tangis Pelayat Pecah

    Larijani mengatakan, Washington menggunakan tindakan preemptive sebagai alasan untuk mendapat manfaat dari hukum rimba.

    “Terlepas dari kenyataan bahwa tindakan sewenang-wenang ini tidak lebih dari hukum rimba. Merela mengatakan hal-hal dalam konteks yang tidak benar. Rencana apa yang ada dalam pembuatan yang mendorongmu untuk mengambil tindakan preemptive?” serunya.

    Mei lalu, AS mengutip tanpa bukti ancaman serangan Iran yang akan segera terjadi untuk mengerahkan pasukan tambahan, kelompok serangan kapal induk, pembom dan rudal Patriot ke Teluk Persia, meningkatkan ketegangan ke tingkat baru yang berbahaya.

    Larijani mencatat, dengan memerintahkan pembunuhan  Soleimani, Trump sudah melakukan kejahatan yang serupa dengan kudeta rekayasa CIA  1953 di Iran dan AS yang menjatuhkan pesawat Iran pada 1988 yang menewaskan semua 290 orang di dalamnya, termasuk 66 anak-anak.

    “Tindakan brutal dari presiden Amerika adalah operasi militer teroris, yang pada intinya berisi penghinaan terakhir kepada rakyat Irak, di mana mereka secara diam-diam melakukan tindakan ini pada malam hari tanpa izin,” katanya.

    “Bahwa pasukan AS menggunakan helikopter dan pesawat untuk membunuh para pejabat tinggi Iran dan Irak di bandara internasional suatu negara tidak sesuai dengan hukum internasional apa pun,” tambahnya.

    Iran akan memberikan tanggapan yang menghancurkan terhadap pembunuhan itu, kata Larijani, menambahkan bahwa AS harus menanggung konsekuensi yang menyakitkan.

    “Bangsa Iran tidak akan memaafkan Anda dan Anda akan merasakan hukuman atas keberanian Anda yang brutal ini. Anda telah membahayakan keamanan kawasan dan Anda harus bertanggung jawab untuk itu,” tambahnya.

    TAGS : Ali Larijani Agresi Amerika Serikat Qassem Soleimani

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/65109/Iran-Dalih-AS-Bunuh-Jenderal-Soleimani-Adalah-Pembohongan/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleBKPRMI Dukung Pemerintah Tindak Tegas Kapal China Masuk ke Natuna
    Next Article Ancam Kebudayaan Iran, Mousavi: AS Tidak Punya Keberanian
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 11 Penyebab Ginjal Rusak, Kebiasaan Nomor 4 Masih Sering Dilakukan
    • 9 Drama Korea Rating Tertinggi Juli 2026, Mana yang Wajib Ditonton?
    • ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.