Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Israel Rancang "Kubah Besi" Penangkal Covid-19
    News

    Israel Rancang "Kubah Besi" Penangkal Covid-19

    July 12, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Israel Rancang "Kubah Besi" Penangkal Covid-19

    Ilustrasi sampel vaksin Covid-19 (Foto: Reuters)

    Tel Aviv, Jurnas.com – Penemu `Kubah Besi` (Iron Dome) pertahanan udara Israel, Daniel Gold, sedang merancang teknologi serupa untuk melindungi Israel dari pandemi virus corona baru (Covid-19).

    Dikutip dari AFP pada Minggu (12/7), Gold yang mengepalai Direktorat Penelitian dan Pengembangan Pertahanan Israel dan memiliki gelar PhD dalam bidang teknik elektronik dan manajemen bisnis, telah menjadi tokoh yang terkenal di negara Yahudi itu.

    Iron Dome menghadapi skeptisisme luas sebelum dilucnurkan pada 2011. Namun sejak itu, Kubah Besi berhasil mencegat roket yang tak terhitung jumlahnya yang ditembakkan dari Jalur Gaza.

    Gold mengatakan bahwa ia pertama kali menjadi yakin akan kebutuhan Israel akan teknologi pertahanan rudal selama Perang Teluk 1990-1991, ketika pasukan Saddam Hussein meluncurkan rudal-rudal pengintai Irak ke Tel Aviv.

    “Tel Aviv kosong pada saat itu,” kata Gold dalam sebuah wawancara di Kementerian Pertahanan Israel. “Aku memutuskan kita harus melakukan sesuatu,” lanjut dia.

    Baca juga.. :

    • Mati Suri Pariwisata Spanyol akibat Covid-19
    • Israel Pede Dapat Dukungan Negara Arab Meski Gagal Berdamai dengan Palestina
    • Dampak Covid-19 Masih Berat, Pembantu Presiden Harus Sigap

    Pada 2004, ketika Gold menjadi pemimpin umum R&D untuk Kementerian Pertahanan, ia memutuskan untuk bergerak maju, bahkan tanpa dukungan penuh dari pendirian pertahanan Israel.

    “Saya mengantisipasi (tembakan roket) akan menjadi ancaman utama bagi Israel, ancaman besar tanpa solusi,” ungkap dia.

    “Saya memberi tahu atasan saya, berikan saya uang. Saya akan melakukannya. Semua hierarki mengatakan tidak. Pemerintah mengatakan tidak,” sambung Gold.

    Tim Gold mulai bekerja, berkolaborasi dengan kontraktor pertahanan swasta. Mereka mengembangkan dua lusin konsep pertahanan rudal, menghapus semuanya, lalu mulai dari awal.

    Pada 2007, Iron Dome secara resmi dipilih sebagai sistem pertahanan rudal Israel. Pada tahun yang sama, kelompok Islam Hamas mengambil kendali atas Gaza pada 2007.

    Para pejuang dan gerilyawannya dari kelompok-kelompok jihad lainnya sejak itu telah melemparkan ribuan roket dan proyektil lainnya ke Israel.

    Israel telah memberlakukan blokade ketat di wilayah yang menurutnya perlu untuk menahan Hamas, yang menurut para kritikus sama dengan hukuman kolektif dan memperdalam krisis kemanusiaan Gaza.

    Gold mengatakan motivasinya untuk mendesain Kubah Besi adalah untuk “menyelamatkan jiwa” dan “menjaga kelangsungan hidup di Israel“.

    Bahkan di saat krisis, dengan roket turun, dia mengatakan dia ingin orang-orang “setidaknya (dapat) pergi bekerja”.

    Sifat ancaman pandemi mungkin berbeda, tetapi motivasi Gold dalam memerangi virus tetap sama.

    Sejak mengembangkan Kubah Besi, ia telah pensiun dari tentara dan bekerja di sektor swasta sebelum kembali ke kementerian pertahanan sebagai warga sipil untuk memimpin direktorat Litbang.

    Pada awal Maret, selama pertemuan di kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, Gold menyadari beratnya ancaman Covid-19.

    Karenanya bidang pekerjaannya meliputi tiga hal yakni menyelamatkan jiwa, termasuk memproduksi ventilator dalam negeri, membantu sistem kesehatan mempersiapkan beban kasus yang luar biasa, dan “mengubah permainan”.

    Kategori terakhir sebagian besar berpusat pada merancang tes coronavirus yang memberikan hasil yang akurat dalam waktu kurang dari 60 detik, menggunakan napas, bau atau kecerdasan buatan.

    Berbagai konsep sedang menjalani uji coba besar, yang melibatkan sektor swasta dan mitra pemerintah.

    “Kami berharap jika kami berhasil, itu adalah pengubah permain di seluruh dunia,” tandas Gold.

    TAGS : Covid-19 Kubah Besi Israel

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/75264/Israel-Rancang-Kubah-Besi-Penangkal-Covid-19/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMati Suri Pariwisata Spanyol akibat Covid-19
    Next Article Pengamat Duga Ancaman Reshuffle Presiden Berkaitan Dengan Penolakan RUU HIP
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Outfit Nonton Konser yang Stylish dan Cocok untuk Semua Genre
    • 25 Aplikasi Penghasil Uang Terbaik 2026, Terbukti Membayar dan Aman
    • iOS 27 Download Sudah Tersedia dalam Versi Public Beta, Begini Cara Unduhnya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.