Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Iuran BPJS Kesehatan Naik Lagi, PPP: Pemerintah Kurang Punya `Sense of Crisis`
    News

    Iuran BPJS Kesehatan Naik Lagi, PPP: Pemerintah Kurang Punya `Sense of Crisis`

    May 14, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Iuran BPJS Kesehatan Naik Lagi, PPP: Pemerintah Kurang Punya `Sense of Crisis`

    Anggota Komisi IX DPR RI, Anas Thahir

    Jakarta, Jurnas.com – Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PPP, Anas Thahir mengkritik kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang kembali menaikan iuran BPJS Kesehatan pada Juli 2020 melalui Perpres Nomor 64 Tahun 2020.

    Pasalnya, upaya pemerintah untuk menaikkan iuran BPJS Kesehatan melalui Perpres Nomor 72 tahun 2019 sudah ditolak oleh Mahkamah Agung (MA).

    Kenaikan iuran BPJS Kesehatan ini juga menjadi bukti jika pemerintah tak memiliki kepekaan terhadap kondisi masyarakat yang saat ini sedang mengalami keterpurukan akibat dampak wabah virus corona.

    “Menaikkan kembali iuran BPJS yang sudah dibatalkan kenaikannya oleh Mahmakah Agung membuktikan pemerintah kurang mempunyai sense of crisis, Masyarakat saat ini tengah mengalami banyak kesulitan karena pandemi Covid-19, sehingga kebijakan pemerintah itu dipastikan akan menambah beban masyarakat,” kata Anas melalui keterangannya, Kamis (14/05/2020).

    Anas menuturkan, keluarnya Perpres Nomor 64 Tahun 2020 juga menimbulkan kekecewaan dan ketidakpercayaan masyarakat kepada pemerintah.

    Baca juga.. :

    • Iuran BPJS Kesehatan Naik, Demokrat: Pemerintah Bermain-main dengan Hukum
    • Iuran BPJS Kesehatan Kembali Naik, Gerindra: Siapa Pembisik Jokowi
    • Iuran BPJS Naik Lagi, PAN: Jokowi Beri Kesan `Pemerintah Tak Patuh Hukum`

    “Semangat dan kegembiraan masyarakat yang baru tumbuh seiring dengan keluarnya putusan MA yang membatalkan kenaikan iuran BPJS akan pupus kembali dan berubah menjadi keprihatinan mendalam di tengah maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK) dan meningkatnya jumlah pengangguran akibat kebijakan PSBB yang di berlakukan di berbagai daerah di Indonesia,” katanya.

    Lantaran Perpres Nomor 64 Tahun 2020 sudah diterbitkan, Anas Khawatir nantinya masyarakat akan menggugat kembali aturan tersebut.

    “Seharusnya kenaikan iuran BPJS itu tidak perlu dilakukan, karena masyarakat juga bisa kembali menggugatnya dan berpeluang dikabulkan oleh pengadilan. Jika hal ini yang terjadi, maka pemerintah akan dipermalukan, baik secara politik maupun secara hukum,” katanya.

    Lebih lanjut, kata dia, pemerintah seharusnya mencarikan solusi lain untuk mengatasi defisit BPJS Kesehatan , bukan dengan menaikkan iuran. Terlebih, akan semakin banyak masyarakat yang tak mampu membayar iuran tersebut

    “Kenaikan iuran BPJS di tengah kondisi sulit seperti ini akan berpotensi membuat masyarakat kesulitan membayar iuran dan semakin banyak masyarakat yang menunggak iuran. Seharusnya, pemerintah mencari solusi lain mensiasati defisit BPJS, baik dengan melakukan efisiensi, atau strategi lainnya yang tidak membebani masyarakat yang sedang kesusahan,” katanya.

    TAGS : BPJS Naik Perpres Jokowi PPP

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/72285/Iuran-BPJS-Kesehatan-Naik-Lagi-PPP-Pemerintah-Kurang-Punya-Sense-of-Crisis/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleStudi: Covid-19 Mampu Bertahan di Udara selama Delapan Menit
    Next Article Iran Diam-diam Bangun Gudang Senjata Canggih di Bawah Tanah
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.