Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Jangan Sampai yang Benar Disamarkan, Bahaya Covid-19 Nyata
    News

    Jangan Sampai yang Benar Disamarkan, Bahaya Covid-19 Nyata

    July 13, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Jangan Sampai yang Benar Disamarkan, Bahaya Covid-19 Nyata 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Pandemi Covid-19 yang terus meluas di Indonesia sudah menelan ribuan korban jiwa dari berbagai profesi. Kondisi ini membuat pemerintah menerapkan Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Covid-19.

    Wakil Presiden Ma’ruf Amin pun mengajak ulama dan tokoh Islam untuk mendukung PPKM Darurat demi menekan laju angka Covid-19 di Indonesia. Para tokoh masyarakat perlu menyediakan perihal protokol kesehatan dan vaksinasi.

    “Sudah ribuan jiwa meninggal akibat Covid-19 di Indonesia, termasuk 541 ulama. Pandemi ini nyata dan ada. Itulah sebabnya pemerintah menerapkan PPKM Darurat untuk melindungi dan menjaga masyarakat dari pendemi Covid-19.” kata Wapres Ma’ruf Amin melalui keterangannya, Selasa (13/7).

    “Kita sudah kehilangan banyak ulama. Ini adalah kehilangan besar sebab mencetak ulama itu bukanlah perkara mudah. Mari kita bersama-sama pemerintah untuk berjihad dan berjuang dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini,” lanjut Ma’ruf.

    Dalam arahannya, segenap ulama dan tokoh agama Islam diminta untuk terus meningkatkan peran dalam mendukung PPKM Darurat Covid-19 dengan memberi pencerahan kepada umat.

    “Menangulangi Covid-19 tidak hanya merupakan tanggung jawab kebangsaan dan kenegaraan melainkan juga termasuk tangung jawab keagamaan. Sebagai seorang sahabat, saya mengajak ulama dan tokoh agama Islam untuk menepis isu-isu tidak benar yang banyak diterima masyarakat,” harap Wapres.

    “Jangan sampai yang benar disamarkan sampai kita tidak bisa membedakan mana yang benar. Bahaya Covid-19 ini ada dan nyata. Di sinilah peran ulama dan kyai untuk membimbing umat agar tidak serta merta menerima informasi yang tidak benar,” tandas dia.

    Sebagai informasi, belum lama ini media sosial dihebohkan dengan pernyataan seorang dokter bernama Lois Owien yang menyebutkan bahwa sesungguhnya Covid-19 tidaklah nyata. Lois, yang kini sudah berurusan dengan polisi juga mengklaim bahwa banyaknya pasien yang meninggal adalah akibat dari interaksi obat.


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous Article3 Zodiak Ini Dikenal Cerdas Sejak Lahir
    Next Article Rivian mulai penjualan di Eropa pada 2022
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • iOS 27 Download Sudah Tersedia dalam Versi Public Beta, Begini Cara Unduhnya
    • Rekomendasi Laptop Mahasiswa untuk Semua Jurusan dan Budget
    • The Odyssey Menceritakan Tentang Apa Sih, Diadaptasi dari Puisi?

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.