Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Entertainment»Jika Mediasi Buntu, Tamara Bleszynski Siap Gugat Balik Kakak Kandung
    Entertainment

    Jika Mediasi Buntu, Tamara Bleszynski Siap Gugat Balik Kakak Kandung

    February 1, 2023No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Jika Mediasi Buntu, Tamara Bleszynski Siap Gugat Balik Kakak Kandung 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Model sekaligus aktris Tamara Bleszynski tengah berseteru dengan kakak kandungnya, Ryszard Bleszynski. Tamara digugat secara wanprestasi senilai Rp 34 miliar. Gugatan tersebut kini ditangani Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

    Perkara itu dilayangkan karena Tamara dianggap menelantarkan almarhum sang ayah Zbigniew Bleszynski. Padahal, mereka sudah membuat perjanjian pembagian biaya perawatan Zbigniew sewaktu sakit di Amerika Serikat.

    Ditemui di PN Jakarta Selatan, kuasa hukum Tamara, Djohansyah. membantah tudingan tersebut. Dia memaparkan bahwa kliennya itu tidak pernah membuat surat perjanjian seperti yang dimaksud kubu lawan.

    Menurut Djohansyah, apa yang disepakati Tamara pada saat itu merupakan sebuah pernyataan, bukan perjanjian. ”Itu surat pernyataan ya, bukan surat perjanjian atau surat kesepakatan,” tegasnya, Selasa (31/1).

    Djohansyah justru meragukan keabsahan surat yang diperkarakan Ryszard. Pasalnya, dokumen tersebut dinilai disetujui Tamara dengan terpaksa. Di mana pada saat itu sang aktris masih dalam kondisi berkabung sehingga mengalami ketidakstabilan fisik maupun mental.

    ”Pernyataan itu dibuat Desember 2001, ayah mereka meninggal November, belum 40 hari. Jadi, (Tamara, Red) itu masih dalam tekanan karena ayahnya yang baru saja meninggal,” ungkapnya.

    Di sisi lain, Djohansyah juga mempertanyakan alasan Ryszard hanya menuntut biaya tersebut dari Tamara. Padahal, Tamara merupakan anak bungsu yang pada saat itu juga masih berusia 20 tahun.

    ”Kenapa abang yang paling tua meminta adik paling kecil membayar setengah utang bapaknya di rumah sakit? Kenapa tidak saudara yang lain? Mereka kan berlima,” cetusnya.

    Terlepas dari itu, Djohansyah menyatakan bahwa kliennya dalam kondisi baik. Tamara menanggapi permasalahan tersebut dengan santai dan tidak gegabah.

    ”Dia sangat tenang. Dia ikhlaskan semuanya. Pada akhirnya keadilan akan timbul. Hanya saja, kita memang harus perjuangkan,” tutur dia.

    Meski begitu, pihaknya tidak akan segan menyerang balik Ryszard secara hukum juga jika mediasi di antara mereka yang berlangsung pada 8 Februari mendatang berujung buntu. Yakni berkaitan dengan permasalahan harta warisan keluarga.

    Sebagaimana diketahui, Tamara memang memolisikan tiga orang atas tuduhan penggelapan dana hotel milik sang ayah di kawasan Puncak, Jawa Barat. Ryszard salah satunya.

    Laporan tersebut tengah ditangani Polda Jawa Barat sejak Desember 2021 dan kini dalam tahap lidik. Djohansyah bakal menggugat pembatalan atas akta-akta yang muncul dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) yang tak pernah melibatkan Tamara. Padahal, Tamara tercatat sebagai pemilik saham hotel sebanyak 20 persen.

    ”Bagaimana mungkin selama 19 tahun Tamara tidak hadir dalam RUPS tidak pernah diundang secara patut, ada timbul akta-akta. Itu pasti akan kami gugat karena Tamara tidak pernah menandatangani apa-apa,” beber Djohansyah.

    Lalu memidanakan Ryszard atas dugaan pemalsuan tanda tangan. Sementara itu, kuasa hukum Ryszard, Susanti, membenarkan bahwa permasalahan ini merupakan buntut dari laporan Tamara tersebut. Ryszard tak terima atas tuduhan itu dan kemudian melayangkan gugatan wanprestasi terhadap Tamara.

    ”Awalnya klien kami tidak pernah memikirkan hal itu (biaya pengobatan, Red) lagi, tetapi karena ulah Tamara membuat laporan,” jelasnya.

    Menurut Susanti, nama Tamara masih ada dalam daftar pemegang saham. Namun, Tamara disebut tidak pernah ikut andil dalam mengurus, apalagi mengembangkan, bisnis itu.

    ”Tamara tidak pernah peduli dengan hotel. Pernah terjadi kebakaran tahun 2005, yang handle klien kami. Anehnya, Tamara selalu meminta dividen. Ini hotel tidak untung. Dan sudah diaudit oleh akuntan publik,” papar dia.


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleRaffi Ahmad dan Nagita Slavina Bicara Pentingnya Gimmick
    Next Article Pegadaian Raih Indonesia Excellence GCG Awards 2023
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Film Apex Netflix Thriller Survival Intens (YouTube/Netflix))

    Film Apex Netflix Thriller Survival Intens Charlize Theron vs Taron Egerton

    April 28, 2026
    Dyandra Global Tiket EXO Habis Sekejap, War Tambahan Bikin Heboh (Ilustrasi/AI)

    Dyandra Global Tiket EXO Habis Sekejap, War Tambahan Bikin Heboh

    April 15, 2026
    Romi The Jahat Meninggal (Instagram/@rtjofficial)

    Romi The Jahat Meninggal, Musik Punk Indonesia Kehilangan Figur Penting

    February 10, 2026
    Whip Pink Lula Lahfah: Kematian Selebgram Bikin Isu Gas Tertawa Viral (X/@satunusa185593)

    Whip Pink Lula Lahfah: Kematian Selebgram Bikin Isu Gas Tertawa Viral

    January 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.