Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Jokowi Curhat Soal Belum Naikkan Harga BBM
    News

    Jokowi Curhat Soal Belum Naikkan Harga BBM

    May 29, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Jokowi Curhat Soal Belum Naikkan Harga BBM 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa terdapat dua problematika yang dihadapi oleh dunia saat ini. Pertama adalah soal energi dan juga terkait bahan pangan, ini terjadi karena kondisi geopolitik yang tidak stabil.

    Khususnya adalah untuk komoditas energi, terutama bahan bakar minyak (BBM). Kata dia, Indonesia pun saat ini tengah dilema terkait masalah tersebut.

    “Bensin kenaikannya sangat tinggi di negara selain kita. Di Singapura harga BBM Rp 32.000, Jerman Rp 31.000, Thailand Rp 20.000,” jelas dia dalam YouTube Sekretariat Presiden dikutip, Minggu (29/5).

    Sementara Indonesia, harga untuk Pertalite masih sebesar Rp 7.650 dan Pertamax Rp 12.500. Angka tersebut, kata orang nomor 1 Indonesia itu masih belum berada di angka keekonomian.

    “Yang lain sudah jauh sekali. Kenapa harga kita masih seperti ini, karena kita tahan terus. Tapi subsidi ini kan membesar,” tuturnya.

    Perihal sampai kapan Indonesia terus menahan harga BBM, ia meminta agar ini mendapat prioritas. Pasalnya, harga BBM apabila mengikuti harga keekonomian, inflasi akan naik secara signifikan.

    “Sampai kapan kita bisa menahan ini, ini pekerjaan kita bersama sehingga saya minta kementerian dan lembaga, pemerintah daerah memilki sense (of crisis) yang sama. Berat, nahan harga seperti itu berat,” ujar Jokowi.

    “Kalau semua barang naik, artinya inflasi terjadi. Di AS itu nggak pernah lebih dari 1 persen, sekarang 8,3 persen. Turki hampir 70 persen, kita Alhamdulillah masih di 3,5 persen. Itu karena kita nahan Pertalite, gas, listrik, begitu ikutkan harga keekonomian, itu pasti inflasi kita akan naik,” tandasnya.

    Editor : Mohamad Nur Asikin

    Reporter : Saifan Zaking


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleGM siapkan Buick Electra-X sebagai pesaing Tesla
    Next Article Dishub Gianyar Siapkan Penerapan E-Parkir di Dua Pasar Ini
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • iOS 27 Download Sudah Tersedia dalam Versi Public Beta, Begini Cara Unduhnya
    • Rekomendasi Laptop Mahasiswa untuk Semua Jurusan dan Budget
    • The Odyssey Menceritakan Tentang Apa Sih, Diadaptasi dari Puisi?

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.