Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Jokowi Pastikan Tak Lindungi Kader PDIP
    News

    Jokowi Pastikan Tak Lindungi Kader PDIP

    January 13, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Jokowi Pastikan Tak Lindungi Kader PDIP

    Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Fadjroel Rahman

    Jakarta, Jurnas.com – Pihak Istana memastikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak akan melindungi kader PDIP jika terlibat kasus suap Pergantian Antar Waktu (PAW). Dalam kasus ini, mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan ditetapkan sebagai tersangka penerima suap.

    Beberapa kader PDIP diduga terlibat dalam kasus tersebut. Mereka adalah Harun Masiku, Saeful, Agustina Agustiani Tio Fridelina, serta Doni. Nama terakhir ikut terjaring OTT, namun tak ditetapkan sebagai tersangka.

    “Tidak akan, karena negara ini negara hukum, bukan negara kekuasaan. Jadi negara berdiri dan berlaku untuk semua pihak siapapun itu,” kata Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Fadjroel Rahman di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (13/01/2020).

    Fadjroel menyatakan Jokowi menjunjung tinggi peraturan perundang-undangan. Menurutnya, Jokowi menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menangani kasus dugaan suap tersebut.

    “Jadi apabila terkena pada siapapun, hukum harus tegak di negara ini. Itu saja,” ujarnya.

    Baca juga.. :

    • Sebelum KPK OTT, Harun Masiku Sudah di Luar Negeri
    • Suap Wahyu Setiawan, Harun Masiku Sudah di Luar Negeri
    • Suap Wahyu Setiawan, KPK Geledah Kantor KPU

    Selain itu, kata Fadjroel, Jokowi juga sedang menunggu surat pengunduran diri Wahyu yang dikirim KPU. Sebelumnya, Wahyu sudah menyatakan mundur dari jabatannya usai ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

    “Presiden Jokowi akan meminta pendapat langsung dari KPU, dari Bawaslu dan juga dari DKPP,” tuturnya.

    Sebelumnya, KPK menetapkan Wahyu bersama tiga orang lainnya, yakni kader PDI-Perjuangan Harun Masiku, Agustiani Tio Fridelina, dan Saeful. Wahyu diduga meminta uang Rp900 juta untuk membantu Harun agar ditetapkan sebagai PAW Nazarudin Kiemas yang meninggal.

    TAGS : Jokowi PDIP KPK

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/65578/Jokowi-Pastikan-Tak-Lindungi-Kader-PDIP/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleAS Sumber Kekacauan di Asia Barat
    Next Article BPSDMP dan Kominfo Kerja Sama Tingkatkan Kompetensi Operator Radio Komunikasi Perhubungan
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.