Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Jumlah Kluster Perkantoran Gedung Sate Bertambah
    News

    Jumlah Kluster Perkantoran Gedung Sate Bertambah

    June 11, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Jumlah Kluster Perkantoran Gedung Sate Bertambah 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Jumlah Kluster Perkantoran Gedung Sate Bertambah 2
    Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Daerah Provinsi Jawa Barat (Jabar) Daud Achmad. (BP/Ant)

    BANDUNG, BALIPOST.com – Jumlah ASN yang terjangkit COVID-19 dari klaster perkantoran Gedung Sate bertambah lima orang. Sehingga total ASN yang terpapar di sana menjadi 45 orang.

    “Untuk kluster Gedung Sate sampai akhir minggu kemarin kita melakukan pelacakan terus. Dari 31 tambah ada 9 dan Sabtu kemarin ada lima lagi. Jadi total ada 45 orang,” kata Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Daerah Provinsi Jawa Barat (Jabar) Daud Achmad dalam acara Jabar Punya Informasi atau Japri di Halaman Gedung Sate Bandung, Jumat (11/6).

    Daud merinci 40 ASN yang terpapar COVID-19 tersebut tidak ada yang menjalani perawatan di rumah sakit. “Alhamdulillah dari 40 orang tersebut tidak ada yang di rumah sakit. Ada 14 orang yang isolasi di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jabar sisanya isoman (isolasi mandiri, red) di rumah,” kata dia.

    Sebelumnya fasilitas dan area publik Gedung Sate ditutup sementara waktu hingga 9 Juni 2021 terkait adanya ASN yang terpapar COVID-19. Penutupan berdasarkan Surat Edaran Nomor: 97/KS.01/UM tentang Penyesuaian Sistem Kerja bagi Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Setda Jabar.

    Dalam surat edaran tersebut, kehadiran pegawai di kantor pada setiap unit kerja maksimal 25 persen. Sedangkan, PNS yang berusia di atas 50 tahun, ibu hamil dan menyusui, dan memiliki penyakit bawaan untuk melakukan Flexible Working Arrangements (FWA).

    “Kegiatan Gedung Sate seperti yang sudah saya sampaikan memang mulai hari ini sudah mulai 25 persen (kehadiran) walaupun sebetulnya kita ke karyawan udah WFH dulu. Karena Surat Edaran (SE) Sekda pun berlaku sampai 9 Juni,” kata Daud.

    “Hari ini saya dapat laporan dari yang sehari-hari sekitar 715 orang yang kerja di di Gedung Sate hari ini yang kerja ada 148 orang,” kata dia. (kmb/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleJika Sembako dan Pendidikan Dikenai Pajak, Ini Dampaknya
    Next Article Cabut “Lockdown,” Negara Bagian Victoria Laporkan Nol Kasus COVID-19
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • iOS 27 Download Sudah Tersedia dalam Versi Public Beta, Begini Cara Unduhnya
    • Rekomendasi Laptop Mahasiswa untuk Semua Jurusan dan Budget
    • The Odyssey Menceritakan Tentang Apa Sih, Diadaptasi dari Puisi?

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.