Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Jurus "Cantik" Cak Imin Bikin Jokowi Kelimpungan
    News

    Jurus "Cantik" Cak Imin Bikin Jokowi Kelimpungan

    July 17, 2018No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Jurus "Cantik" Cak Imin Bikin Jokowi Kelimpungan

    Presiden Jokowi bersama Ketum PKB Cak Imin di Palembang

    Jakarta – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) satu-satunya dari lima nama kandidat calon wakil presiden (Cawapres) yang disebut Presiden Jokowi untuk Pilpres 2019. Apa yang membuat Jokowi menyebut nama Cak Imin?

    Pengamat politik yang juga Direktur Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma), Said Salahudin mengatakan, penyebutan nama Cak Imin sebagai bentuk keberhasilan dalam memainkan tiga strategi cantik yang dimainkan dalam memepengaruhi Jokowi.



    “Pertama, melalui pengajuan syarat dukungan. Sejak jauh-jauh hari Muhaimin dan elit partainya gencar melempar jargon: “PKB akan mendukung Jokowi jika Muhaimin yang menjadi cawapresnya”. Jargon itu terbukti efektif,” kata Said, kepada Jurnas.com, Jakarta, Selasa (17/7).

    Menurutnya, Jokowi dan parpol pendukung yang lain ternyata berhasil dibuat `ketar-ketir` oleh siasat dan menuver politik Cak Imin dan PKB tersebut.

    Baca juga :

    • Prabowo Minta Masukan Cawapres, Ini Saran PBNU
    • Soal Cawapres, Prabowo Konsultasi ke PBNU
    • Dosen UGM: Jokowi Sudah Yakin dengan Cak Imin

    “Sebab jika syarat itu tidak dipenuhi, maka jika dibaca secara `a contrario` itu artinya ada kemungkinan PKB akan mendukung capres yang lain. Ini tentu tidak diharapkan oleh Jokowi,” katanya.

    Strategi Kedua, kata Said, melalui taktik penetrasi. Dimana, Cak Imin dan PKB mencoba menekan Jokowi dengan cara menembus lingkaran oposisi. Hal ini dilakukan dalam rangka menaikkan posisi tawar PKB dan Cak Imin dihadapan Jokowi.

    “Komunikasi politik yang cukup intensif dilakukan Muhaimin dan elit PKB dengan kelompok `oposisi`. Ketika proses negosiasi dengan kubu petahana sedang berjalan, pada saat yang sama Muhaimin dan elit PKB juga melakukan pembicaraan dengan kubu SBY untuk menjajaki peluang poros ketiga, termasuk dengan kubu Prabowo Subianto,” jelas Said.

    Bahkan, kata Said, Cak Imin cukup sering menyebut nama Prabowo dengan melontarkan jargon Prabowo hanya bisa menang jika Muhaimin yang jadi cawapresnya.

    “Bagi Jokowi, jargon semacam itu menunjukan PKB tidak main-main dengan opsi untuk bergabung ke kubu `oposisi` jika syarat cawapres yang diminta oleh Muhaimin tidak dipenuhi. Jadi pikir Jokowi, ini bukan sekedar siasat `gertak sambal` PKB,” terangnya.

    “Jargon `Jokowi hanya bisa menang jika cawapresnya Cak Imin` yang serupa dengan seruan PKB kepada kubu Prabowo menjadi strategi Muhaimin yang ketiga,” lanjut Said.

    Nah, kata Said, jargon itu seperti berhasil membuat Jokowi berpikir keras dan membuat semacam kalkulasi. Diketahui, pada Pilpres 2014 silam, Jokowi menang sekitar delapan juta suara atas Prabowo. Di dalam angka delapan juta itu ada suara PKB yang meraih 11 jutaan suara di Pileg 2014.

    “Jadi jika PKB keluar dari koalisi, maka suara nahdliyin yang menjadi basis suara PKB dikhawatirkan dapat memperkecil peluang Jokowi untuk memimpin di periode kedua,” kata Said.

    “Lebih dari itu, jika syarat cawapres yang diminta PKB tidak diakomodir, maka peta koalisi Jokowi akan sangat minim dukungan umat Islam. Praktis hanya akan ada PPP di sana. Itu jelas tidak menguntungkan bagi Jokowi,” tegasnya.

    Sebelumnya, Presiden Jokowi bersama Cak Imin tampak mesra di Jaka Baring, Palembang, Sabtu (14/7). Dalam suasana kemesraan itu, Jokowi menyebut, Cak Imin salah satu nama sebagai Cawapres yang berada dikantongnya untuk Pilpres 2019 mendatang.

    “Jadi saya sudah sampaikan bahwa nama itu sudah ada di saku saya. Saya harus omong apa adanya, salah satu nama itu adalah Pak Muhaimin Iskandar,” kata Jokowi, di kawasan Jakabaring Sport City, Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (14/7).

    TAGS : Pilpres 2019 Presiden Jokowi Cawapres Muhaimin Iskandar

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/37826/Jurus-Cantik-Cak-Imin-Bikin-Jokowi-Kelimpungan/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePernikahan Anak, KPPPA: Jadi Tanggung Jawab Kami
    Next Article Menteri Amran: Inovasi Produk Pertanian Harus Mensejahterakan Rakyat
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya (Ilustrasi/AI)

    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya

    June 12, 2026
    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026 (Ilustrasi/AI)

    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026?

    June 10, 2026
    Korupsi Kuota Haji Terbaru (Ilustrasi/AI)

    Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel

    June 8, 2026
    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • KPop Demon Hunters Sukses Menarik Perhatian di 2026
    • Starbucks Jadi Perbincangan Gegara Promosi yang Bikin Orang Kesal
    • Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.