Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Kasus Rafael Merembet, Nasdem Soroti Gaya Mewah Penyelanggara Negara
    News

    Kasus Rafael Merembet, Nasdem Soroti Gaya Mewah Penyelanggara Negara

    March 8, 2023No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Kasus Rafael Merembet, Nasdem Soroti Gaya Mewah Penyelanggara Negara 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Anggota Komisi III DPR RI Taufik Basari mengatakan kasus Rafael Alun Trisambodo (RAT) menjadi pelajaran berharga bagi penyelenggara negara untuk menampilkan pola hidup sederhana pada publik.

    “Peristiwa yang terkait dengan RAT ini tentu menjadi pelajaran berharga bagi kita semua untuk mendorong adanya pola hidup yang sederhana yang ditunjukkan oleh para penyelenggara negara,” kata Taufik di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu.

    Dia menyebut pola hidup sederhana pada penyelenggara negara patut dikedepankan karena akan berkaitan dengan kepercayaan publik terhadap pemegang otoritas yang bertugas mengatur negara.

    Ia kemudian mencontohkan pejabat pajak di Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan seperti Rafael, telah dipercayakan publik untuk mengurus pajak yang mereka laporkan.

    Sehingga, lanjut dia, apabila penyelenggara negara tersebut menampilkan gaya hidup mewah dapat menggiring pada munculnya pertanyaan-pertanyaan publik dan goncangan kepercayaan publik yang akan berimbas pada bidang yang dikelola-nya itu sendiri.

    “Nah, itu kan akhirnya menyulitkan penyelenggaraan negara terkait dengan perpajakan itu sendiri,” ujar Tobas, sapaan karib Taufik Basari.

    Namun, kata dia, bukan berarti penyelenggara negara tidak boleh memiliki penghasilan besar yang bisa diperoleh dari usaha hingga warisan keluarga, melainkan penyelenggara negara tersebut tidak boleh menyalahkan gunakan wewenang-nya demi tujuan memperkaya pribadi.

    “Itu kan boleh-boleh saja sebenarnya, tetapi yang paling penting adalah jangan sampai kemudian ada penyalahgunaan wewenang,” tuturnya.

    Untuk itu, dia mengajak penyelenggara negara agar bisa memposisikan dirinya tidak menampilkan gaya hidup mewah yang dapat berimbas pada hilangnya kepercayaan publik.

    “Kesadaran diri untuk tidak bermewah-mewah karena beban sebagai penyelenggara negara itu sangat penting untuk memastikan kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan,” ucapnya.

    Editor : Eko Dimas Ryandi


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePilot Susi Air Masih Disandera, Panglima Tolak Bantuan Selandia Baru
    Next Article Punya Saham di Perusahaan Rafael Alun, Wahono Saputro Dipanggil KPK
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis, Berikut Hasilnya

    June 30, 2026
    Wimbledon schedule 2026 resmi diumumkan (Ilustrasi/AI)

    Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai

    June 29, 2026
    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis, Berikut Hasilnya
    • Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.