Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Kebijakan Listrik Gratis Jokowi Dianggap Salah Sasaran
    News

    Kebijakan Listrik Gratis Jokowi Dianggap Salah Sasaran

    April 1, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Kebijakan Listrik Gratis Jokowi Dianggap Salah Sasaran

    Teknisi Perusahaan Listrik Negara (PLN)

    Jakarta, Jurnas.com – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menilai upaya Presiden RI Joko Widodo menggratiskan listrik golongan 450 VA, dan diskon 50 persen untuk pelanggan 900 VA sebagai kebijakan salah sasaran.

    Pasalnya, jika pertimbangannya adalah dampak ekonomi akibat pandemi virus corona (Covid-19), maka masyarakat perkotaan merupakan kelompok yang paling terimbas, sebab harus bekerja dari rumah, hingga aktivitas ekonominya terhenti.

    “Sejatinya yang sangat membutuhkan kompensasi dan dispensasi adalah kelompok konsumen perkotaan, dan seharusnya tidak hanya kelompok 900 VA saja. Tetapi juga kelompok konsumen 1300 VA, yang juga secara ekonomi sangat terdampak,” ujar Ketua Umum YLKI Tulus Abadi pada Rabu (1/4).

    “Apalagi banyak masyarakat perkotaan yang di PHK, atau potong gaji karena perusahaannya bankrut,” imbuh dia.

    Dan faktanya, lanjut Tulus, masyarakat perdesaan masih bisa bekerja seperti biasa, karena tidak terdampak secara langsung atas wabah Covid-19. Apalagi jika tidak termasuk zona merah.

    Baca juga.. :

    • Ini Pernyataan Lengkap Jokowi Soal Penanganan Virus Corona
    • Pemerintah Gratiskan Listrik Pelanggan 450 VA Selama Tiga Bulan
    • Jokowi Tetapkan Darurat Sipil Jika Kondisi Seperti Ini

    Sebaliknya, masyarakat yang tinggal diperkotaan, aktivitas ekonominya nyaris lumpuh, dikarenakan setop bekerja.

    “Jadi penggratisan listrik yang berlaku secara nasional kurang tepat sasaran. Dan kelompok 1300 VA dilanggar haknya. Idealnya kelompok 450 VA tidak gratis total, cukup diskon 50% saja (sama dengan 900 VA), sehingga sisanya 50 persen lagi bisa untuk mengcover/mendiskon golongan 1300 VA, khususnya yang tinggal diperkotaan,” terang dia.

    Karena itu, YLKI meminta pemerintah untuk merevisi kebijakan tersebut, dengan memberikan kompensasi kepada pengguna listrik 1300 VA yang tinggal diperkotaan, yang terdampak langsung oleh wabah Covid-19.

    TAGS : Listrik Gratis YLKI Tulus Abadi Joko Widodo

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/69871/Kebijakan-Listrik-Gratis-Jokowi-Dianggap-Salah-Sasaran/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKurangi Penyebaran Covid-19, AS Bebaskan 3.500 Napi
    Next Article Komisi III DPR Desak Jaksa Agung Bongkar Tuntas Penyelundupan Tekstil 27 Kontainer
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 11 Makanan Penurun Gula Darah yang Baik untuk Dikonsumsi
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya
    • 12 Tempat Wisata di Malang dengan View Indah + Destinasi Favorit

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.