Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Kebijaksanaan Jepang di Mata Iran
    News

    Kebijaksanaan Jepang di Mata Iran

    December 17, 2019No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Kebijaksanaan Jepang di Mata Iran

    Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi (Foto: Majid Hagdoist)

    Tokyo, Jurnas.com – Wakil Menteri Luar Negeri Iran untuk urusan politik, Abbas Araqchi mengatakan Presiden Hassan Rouhani tidak memiliki rencana untuk bertemu pejabat Amerika Serikat (AS) selama kunjungannya ke Jepang.

    Hal itu disampaikan kepada wartawan di sela konferensi hubungan dagang Iran-Jepang  di Teheran pada Senin (16/12) ketika ditanya tentang kemungkinan kontak Teheran-Washington selama kunjungan Rouhani ke Tokyo.

    “Tidak; tidak ada rencana seperti itu selama kunjungan (Rouhani) ke Jepang,” kata Araqchi, yang juga mantan duta besar Iran untuk Tokyo, mengatakan.

    “Kunjungan Rouhani ke Jepang adalah kunjungan kerja intensif. Dia di Jepang kurang dari 24 jam. Topik utama kunjungan ini terkait perluasan hubungan bilateral dan memfasilitasi konsultasi antara kedua belah pihak tentang kondisi regional dan masalah internasional,” sambungnya.

    Araqchi menjelaskan bahwa Jepang sudah menjadi pelanggan lama minyak mentah Iran. Interaksi terkait minyak antara kedua negara telah ada sejak beberapa dekade yang lalu.

    Baca juga.. :

    • Cara Baru China-Iran Terhindar dari Sanksi AS
    • India-Indonesia Optimistis Capai Target Perdagangan Bilateral USD50 Miliar
    • Menlu Retno Ajak Guatamela Lawan Diskriminasi Kelapa Sawit

    “Kami memahami tekanan dan hambatan Jepang yang diciptakan AS dan kami berharap perusahaan-perusahaan Jepang akan kembali ke Iran melalui mekanisme yang akan diselesaikan dan terus membeli minyak Iran, meskipun sanksi AS saat ini merupakan hambatan serius,” jelasnya.

    Araqchi juga menyampaikan kepada awak media bahwa kunjungan Rouhani ke Jepang pada Jumat atas undangan resmi Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, dan membalas kunjungan Abe ke Tehran pada Juni 2019.

    Lebih jauh, Araqchi mengatakan, hambatan ekonomi dalam cara perluasan hubungan Teheran-Tokyo bukanlah masalah yang bisa diabaikan, tetapi dasar dari hubungan timbal balik begitu kuat sehingga tekanan dan sanksi gagal mempengaruhi itu.

    Memperhatikan bahwa Jepang, yang merupakan sekutu AS, memiliki beberapa pertimbangan sendiri. “Kebijakan luar negeri Jepang bijak dan berani, dan inilah sebabnya negara ini berubah menjadi dua kekuatan ekonomi di dunia,” katanya.

    Ia mengatakan, kunjungan perdana menteri Jepang ke Teheran dan undangan Rouhani untuk melakukan perjalanan ke Tokyo pada saat Iran berada di bawah sanksi terberat AS adalah contoh keberanian dan kebijaksanaan Jepang.

    “Ketika keberanian dan kebijaksanaan Iran dan Jepang digabungkan, akan ada hasil yang bermanfaat bagi kedua negara,” ucap Araqchi.

    Kembali pada bulan Juni, Abe melakukan perjalanan ke Iran pada kunjungan pertama oleh perdana menteri Jepang ke Teheran dalam lebih dari 40 tahun, dengan rencana untuk membantu meredakan ketegangan antara Republik Islam dan Amerika Serikat.

    Berbicara dalam konferensi pers bersama dengan Presiden Rouhani di Teheran, perdana menteri Jepang mengatakan negaranya bertujuan untuk memainkan peran dalam mengurangi ketegangan di sekitar Iran, saat ia menyoroti perdamaian dan ketenangan di Timur Tengah sangat penting bagi seluruh dunia.

    Abe mengatakan bahwa Iran telah menjadi negara penting di Timur Tengah, menekankan perlunya Republik Islam untuk terus memainkan peran konstruktifnya agar kawasan itu tetap stabil dan menghindari kemungkinan konfrontasi.


    TAGS : Hubungan Bilatera Perdagangan Jepang Eksportir Minyak

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/64143/Kebijaksanaan-Jepang-di-Mata-Iran/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleIran Sebut Sanksi Adalah Perang Paling Mematikan
    Next Article Guru Besar UGM Ainun Na`im Jabat Sekjen Kemdikbud
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Wimbledon schedule 2026 resmi diumumkan (Ilustrasi/AI)

    Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai

    June 29, 2026
    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.