Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Automotive»Kekurangan suku cadang, Toyota tangguhkan produksi di Thailand
    Automotive

    Kekurangan suku cadang, Toyota tangguhkan produksi di Thailand

    July 23, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Kekurangan suku cadang, Toyota tangguhkan produksi di Thailand 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Jakarta (ANTARA) – Produsen mobil Jepang Toyota Motor Corp sejak awal pekan ini telah menangguhkan produksi kendaraan di tiga pabriknya di Thailand karena kekurangan suku cadang, kata perusahaan itu pada Kamis waktu setempat.

    Toyota Motors Thailand untuk sementara menangguhkan produksi kendaraan di Pabrik Ban Pho pada hari Selasa (20/7), dan di Pabrik Samrong dan Gateway pada hari Rabu (21/7), kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan, sebagaimana dilaporkan Reuters.

    Baca juga: Toyota dan Honda tangguhkan produksi di Malaysia karena “lockdown”

    Toyota memiliki kapasitas produksi di Thailand sebesar 550.000 kendaraan per tahun, menurut situs webnya.

    “Operasi produksi untuk minggu depan akan ditentukan pada tahap selanjutnya,” kata pernyataan itu, yang menambahkan bahwa penangguhan saat ini berlaku hingga Jumat ini.

    Penutupan pabrik di Thailand karena kekurangan suku cadang yang disebabkan oleh pandemi.

    Sebuah pabrik Toyota di Prefektur Aichi Jepang juga akan menangguhkan produksi pada 29-30 Juli dan 2-4 Agustus karena kekurangan suku cadang.

    Penangguhan di Thailand pertama kali dilaporkan oleh Nikkei Asia. Serangkaian kluster virus corona di antara pabrik-pabrik Thailand pada Juni telah menimbulkan kekhawatiran bagi sektor ekspor negara itu.

    Thailand adalah pusat perakitan dan ekspor mobil terbesar keempat di Asia untuk beberapa pembuat mobil terbesar di dunia seperti Honda dan Great Wall Motor China.

    Industri ini menyumbang sekitar 10 persen dari PDB dan pekerjaan manufaktur Thailand.

    Ekspor mobil juga menjadi titik terang bagi Thailand ketika mencoba untuk memulai kembali sektor pariwisata yang dilanda pandemi.

    Baca juga: Toyota tak siarkan iklan TV Olimpiade di Jepang, kenapa?

    Baca juga: Toyota luncurkan Aqua untuk pasar domestik

    Baca juga: Makna kota dan angka di balik nama mobil

    Pewarta: S026
    Editor: Ida Nurcahyani
    Copyright © ANTARA 2021

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleBantu Masyarakat, Denpasar Padukan APBD dan Dana Pusat
    Next Article Tips rawat dan jaga kebersihan mobil selama di rumah aja
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak (Ilustrasi/AI)

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak, BGN Membela Diri

    April 8, 2026
    Federal Oil™ Membuka Rangkaian Feders Gathering 2026 (istimewa)

    Bandung Buka Feders Gathering 2026, Federal Oil™ Perkuat Kebersamaan Komunitas Motor Matic

    March 2, 2026
    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis, Seri Pembuka Digelar di Thailand

    February 27, 2026
    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India (Ilustrasi/AI)

    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India, DPR Minta Ditunda

    February 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.