Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Kelaparan gegara Lockdown, Afganistan Bagi-bagi Roti
    News

    Kelaparan gegara Lockdown, Afganistan Bagi-bagi Roti

    May 5, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Kelaparan gegara Lockdown, Afganistan Bagi-bagi Roti

    Warga Afganistan menunggu pembagian roti (Foto: Reuters)

    Kabul, Jurnas.com – Pemerintah Afganistan membagikan roti gratis kepada ratusan ribu orang di seluruh negeri pada minggu ini, menyusul terganggunya pasokan akibat karantina wilayah (lockdown) Covid-19, yang juga menimbulkan lonjakan harga.

    Dikutip dari Reuters pada Selasa (5/5), lebih dari 250.000 keluarga di ibukota Kabul telah menerima sepuluh roti `Naan` datar per hari pada distribusi fase pertama.

    Presiden Mohammad Ashraf Ghani mengatakan program distribusi roti juga dilakukan di kota-kota lain, karena kenaikan harga menjadi pukulan berat bagi negara termiskin di dunia tersebut, di mana lebih dari setengah penduduknya hidup di bawah garis kemiskinan.

    Inflasi tahunan Afganistan sebesar 12,1 persen pada April lalu, dan inflasi makanan mencapai 27 persen, naik 11 persen dari sebulan sebelumnya, menurut keterangan Omar Joya, ekonom Institut Biruni di Kabul.

    “Mengingat tingginya ketergantungan Afganistan pada makanan impor dan produk non-makanan, gangguan dalam perdagangan sebagai akibat dari penutupan perbatasan dapat memiliki dampak parah pada inflasi domestik,” ungkap Joya.

    Baca juga.. :

    • Argentina Perpanjang Masa Karantina Wilayah hingga Mei
    • India Perpanjang Masa Karantina Wilayah hingga 3 Mei
    • Ketahuan Keluar Rumah, Pria Ini Terancam Penjara

    Lonjakan harga pangan di bulan suci Muslim Ramadan, dikatakan sebagai pukulan telak bagi sebuah negara yang terhuyung-huyung oleh konflik puluhan tahun antara tentara AS dan gerilyawan Taliban.

    “Situasi Covid-19 di Afganistan dengan cepat berubah dari keadaan darurat kesehatan ke krisis pangan dan mata pencaharian,” kata Parvathy Ramaswami, wakil direktur negara Program Pangan Dunia, Afganistan.

    Diketahui, Afganistan melaporkan 3.224 kasus positif virus corona, termasuk 95 kematian.

    TAGS : Afganistan Karantina Wilayah Efek Lockdown Pembagian Roti

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/71758/Kelaparan-gegara-Lockdown-Afganistan-Bagi-bagi-Roti/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleDWP Kemenkop dan UKM Bagikan Ratusan Paket Sembako
    Next Article Angkasa Pura II Revisi Capex Tahun Ini Menjadi Rp1,4 Triliun
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.