Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Kemendagri dan KPK Minta Pemda Transparan Soal Anggaran dan Perizinan
    News

    Kemendagri dan KPK Minta Pemda Transparan Soal Anggaran dan Perizinan

    September 1, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Kemendagri dan KPK Minta Pemda Transparan Soal Anggaran dan Perizinan 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian bersama Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengupayakan agar transparansi pengambilan kebijakan Pemerintah Daerah (Pemda) dapat berlangsung transparan. Hal ini sebagai upaya untuk mencegah terjadinya tindak pidana korupsi.

    “Tegas mendukung upaya baik terhadap pencegahan tindak pidana korupsi di daerah,” kata Tito dalam rapat koordinasi terkait Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) di RSU Kemendagri, Jakarta Pusat, Selasa (1/9).

    Mantan Kapolri ini menuturkan, menyambut terbuka untuk mencegah potensi terjadinya tindak pidana korupsi di daerah. Karena menyangkut lokal government yang merupakan fungsi dan tugas Kemendagri.

    “Saya lihat paling banyak pekerjaan kami ini berhubungan dengan local government, yaitu pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pemerintah daerah yang jumlahnya 548,” ucap Tito.

    Oleh karena itu, Tito tak memungkiri, potensi korupsi di daerah bisa terjadi pada anggaran, perizinan dan usuran yang menyangkut pemerintah daerah.

    “Karena ada urusan di luar urusan pemerintahan pusat, pertahanan keamanan, yustisi, agama kemudian politik luar negeri, fiskal dan moneter. Ini diserahkan kepada Pemda baik provinsi maupun kabupaten/kota, kami memberikan pembinaan sekaligus juga pengawasan kepada mereka,” terangnya.

    Sementara itu, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan, beberapa upaya yang ingin dilakukan oleh lembaga antirasuah menyangkut kerjasama terkait NIK. Menurutnya, dengan adanya NIK, maka penyaluran bantuan sosial (Bansos) dapat disalurkan tepat sasaran.

    “Jadi jelas sasaran targetnya itu, namanya jelas dan alamatnya jelas. Sebetulnya kita berharap Pemda itu secara berkala melakukan updating Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), pihak-pihak yang berhak mendapatkan bantuan,” ujar Alex.

    “Kami berharap melalui NIK itu semua data penduduk yang berhak mendapatkan bisa kita monitor lewat NIK itu sehingga ketika Pemda akan menyalurkan bantuan itu tidak mendadak, artinya selalu data itu terupdate,” sambungnya.

    Selain itu, KPK mendorong transparansi perencanaan dan penganggaran APBD. Dia pun mengharapkan, pembuatan kebijakan dapat berbasis elektronik. Sehingga, tak hanya pemerintah pusat, tetapi masyarakat juga dapat memonitor APBD secara langsung.

    “Kenapa kita intervensi, karena ini banyak anggota DPRD dan kepala daerah yang terkena masalah itu terkait dengan penganggaran, biasanya ini menyangkut pengesahan APBD yang terjadi di daerah. Kita coba dengan mendorong perencanaan dan penganggaran berbasis eletronik sehingga perencanaan dan penganggaran dapat di lakukan secara transparan,” pungkas Alex.

    Editor : Bintang Pradewo

    Reporter : Muhammad Ridwan


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePeluncuran Rolls-Royce Ghost terbaru – ANTARA News
    Next Article Rolls-Royce Ghost generasi kedua meluncur dengan mesin lebih besar
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    July 7, 2026
    7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan

    7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan

    July 7, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Israel Bom Lebanon Hari Ini, Apa Penyebab Serangan Terbaru?
    • Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung
    • Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.