Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Kemenhan Dorong Peningkatan Ketahanan Pangan
    News

    Kemenhan Dorong Peningkatan Ketahanan Pangan

    June 18, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Kemenhan Dorong Peningkatan Ketahanan Pangan

    Sakti Wahyu Trenggono (Wamenhan RI) dalam sebuah webinar

    Jakarta, Jurnas.com – Kementrian Pertahanan (Kemhan) mendorong adanya peningkatan ketahanan pangan nasional, sebagai langkah antisipatif terhadap potensi serangan wabah penyakit di masa depan.

    “WHO menyatakan virus baru itu terus bermunculan. Jadi, seandainya pandemi Covid-19 ini usai, tak menjamin di masa depan wabah penyakit baru tak muncul,” ujar Wakil Menteri Pertahanan Sakti Wahyu Trenggono dalam Webinar yang digelar IA ITB Jawa Timur dengan tema “Penguatan Pangan & Kesehatan Rakyat Sebagai Basis Ketahanan Negara Pasca Pandemi, Kamis (18/6/2020).

    Wahyu Trenggono menjelaskan, indikator ketahanan pangan Indonesia harus ditingkatkan di masa depan untuk mengantisipasi serangan wabah penyakit.

    Ia memaparkan, jika sebuah pandemi berujung kepada krisis seperti yang ada sekarang, maka ada beberapa sektor yang paling rentan terkena dampaknya.

    “Pertama, di sektor pekerjaan dimana muncul pengangguran karena kegiatan ekonomi dipaksa berhenti. Kedua, masalah ketersediaan pangan. Ketiga, ketahanan kesehatan,” jelas Wahyu Trenggono.

    Jika ketiga hal ini tak bisa dikelola dengan baik, sambungnya, maka akan berpengaruh kepada ketahanan dan kedaulatan negara secara keseluruhan.

    “Karena itu semua elemen bangsa perlu bekerjasama secara serius melawan ancaman pandemi agar ketahanan nasional terjaga,” katanya.

    Wamenhan memaparkan untuk sektor pangan, komoditas yang banyak dikonsumsi masyarakat adalah beras, gula, terigu, dan kedelai.

    Karena itu, ia meminta agar komoditi seperti beras dan gula itu perlu perhatian kondisi cadangannya. Di samping itu sekarang ada pergeseran dimana Indonesia pengkonsumsi mie terbesar kedua di dunia. Ini membuat kita impor gandum tinggi, begitu juga kedelai.

    Kata Wahyu Trenggono, jika pandemi diibaratkan dengan suasana perang maka dibutuhkan peralatan tempur yang kuat untuk melawan. Dan salah satu peralatannya adalah cadangan pangan yang panjang.

    “Sekarang itu di komoditas beras kita hanya kuat untuk 69 hari, bandingkan dengan India yang bisa setahun. Karena itu kami dari Kemhan sedang mengajukan satu model yang bisa meningkatkan ketahanan pangan nasional,” paparnya.

    Dikatakan Wamenhan, strategi yang dipilih adalah membuat lahan khusus untuk ketahanan pangan nasional. Mengutip kajian yang dilakukan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mengungkapkan ada 16,6 juta hektar kawasan hutan non hutan layak dikonversi menjadi lahan pertanian produktif. Sebagian besar lahan ada di Papua, disusul Kalimantan, dan Sumatera.

    “Kita ingin mengoptimalkan lahan ini agar tidak menjadi opportunity loss bagi negara. Rasionalisasi kawasan hutan adalah faktor penting bagi kelestarian pengelolaan hutan dan enjadi enabler untuk pembangunan nasional,” katanya.

    Jika rencana pengadaan lahan pangan ini terealisasi, kata Wamenhan Wahyu, maka ini bisa menyumbang sekitar 20% bagi cadangan pangan nasional nantinya.

    “Kita pastikan ini memang untuk ketahanan pangan, jadi kawasan yang dipilih tidak boleh berubah fungsi dari kawasan tanaman pangan yang akan kita kembangkan,” tuntas Sakti Wahyu Trenggono, Wakil Menteri Pertahanan RI.

    TAGS : Wahyu Trenggono Wakil Menteri Pertahanan Ketahanan Pangan

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/73968/Kemenhan-Dorong-Peningkatan-Ketahanan-Pangan/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKPK Ajak Masyarakat dalam Akademi Jurnalistik Lawan Korupsi, Ini Syaratnya
    Next Article Jumlah Kasus Covid-19 di Afrika Meningkat
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 25 Aplikasi Penghasil Uang Terbaik 2026, Terbukti Membayar dan Aman
    • iOS 27 Download Sudah Tersedia dalam Versi Public Beta, Begini Cara Unduhnya
    • Rekomendasi Laptop Mahasiswa untuk Semua Jurusan dan Budget

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.