Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Kemenkes Validasi Kelompok Sasaran Usia 12-17 Tahun
    News

    Kemenkes Validasi Kelompok Sasaran Usia 12-17 Tahun

    July 1, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Kemenkes Validasi Kelompok Sasaran Usia 12-17 Tahun 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Kemenkes Validasi Kelompok Sasaran Usia 12-17 Tahun 2
    Sejumlah narasumber berpose dalam kegiatan Webinar “Strategi Mewujudkan 2 Juta Dosis Vaksinasi COVID-19” yang diselenggarakan Forum Aliniea secara virtual dan dipantau di Jakarta, Kamis (1/7). (BP/Ant)

    JAKARTA, BALIPOST.com – Jumlah sasaran vaksinasi COVID-19 pada kelompok usia 12 hingga 17 tahun telah dilakukan validasi oleh Kemenkes ke sejumlah instansi terkait untuk menentukan kebutuhan vaksin. Validasi angka sasaran tersebut dilakukan Kemenkes melalui koordinasi bersama Dinas Pendidikan dan Badan Kependudukan Catatan Sipil untuk memperoleh data akurat.

    “Kita validasi, total populasi yang kurang dari usia 18 tahun ada sekitar 87 juta, untuk usia 12 hingga 17 tahun berkisar 23 hingga 30 jutaan. Kita masih mencocokkan data itu,” kata Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi saat menjadi pembicara di Webinar “Strategi Mewujudkan 2 Juta Dosis Vaksinasi COVID-19” yang diselenggarakan Forum Aliniea secara virtual, dipantau dari Kantor Berita Antara, Kamis (1/7).

    Validasi tersebut dibutuhkan sebab ada kemungkinan sejumlah target sasaran dari kelompok usia pelajar itu mengalami putus sekolah. “Mungkin dari usia tersebut ada yang tidak masuk bangku sekolah,” katanya.

    Siti Nadia mengatakan upaya validasi juga dilakukan berdasarkan ketentuan Nomor Induk Kependudukan (NIK) peserta yang tercantum pada Kartu Keluarga (KK). “Vaksinasi anak diwajibkan membawa kartu keluarga atau dokumen lain yang mencantumkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) anak,” katanya.

    Siti Nadia menambahkan ketersediaan vaksin di Indonesia saat ini terbilang mencukupi untuk mengejar target 181,5 juta. “Sebanyak 426 juta dosis itu vaksinnya sudah secure, sebab sudah ada komitmen dengan semua produsennya. Siang ini ada vaksin yang didatangkan juga dari Jepang sebagai bantuan bilateral sama seperti dari Uni Emirat Arab (UEA) juga,” katanya.

    Di sisi lain, kata Siti Nadia, pemerintah juga melakukan negosiasi penambahan kuota vaksin yang dibutuhkan dari sejumlah produsen vaksin lainnya di dunia. (kmb/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKantongi Sertifikat AOC, Super Air Jet Siap Melayani Penerbangan Komersial Kekinian – KRJOGJA
    Next Article Densus Tangkap Satu Terduga Teroris di Duren Sawit
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • iOS 27 Download Sudah Tersedia dalam Versi Public Beta, Begini Cara Unduhnya
    • Rekomendasi Laptop Mahasiswa untuk Semua Jurusan dan Budget
    • The Odyssey Menceritakan Tentang Apa Sih, Diadaptasi dari Puisi?

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.