Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Kementan Dorong Luwu Utara Garap Pembibitan Sapi Potong
    News

    Kementan Dorong Luwu Utara Garap Pembibitan Sapi Potong

    February 18, 2018No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Kementan Dorong Luwu Utara Garap Pembibitan Sapi Potong

    I Ketut Diarmita (kanan) Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, pada Kementeran Pertanian

    Jakarta –  Melihat potensi lahan yang dimiliki oleh Kabupaten Luwu Utara untuk pengembangan sapi potong, Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan mendorong wilayah tersebut untuk menggarap pembibitan ternak sapi potong.

    “Saya melihat memang belum sempurna, tapi dengan kesungguhan dan komitmen yang dimiliki oleh kepala daerah di Luwu Utara ini untuk mengoptimalkan potensi wilyahnya, maka semua akan berjalan sesuai dengan apa yang kita harapkan,” kata I Ketut Diarmita Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan saat hadir pada acara peletakan batu pertama pembangunan UPTD Sapi Potong Bukit Simbolong di Desa Sumilin Kecamatan Masamba Kabupaten Luwu Utara, Sabtu 17 Februari 2018.

    Saat ini Pemerintah memang sedang berupaya untuk mempercepat peningkatan populasi sapi di dalam negeri agar terjadi lompatan populasi yang signifikan, diantaranya melalui Upsus Siwab, penguatan UPT perbibitan, penambahan sapi indukan impor dan pengendalian pemotongan sapi betina produktif.

    “Untuk pengadaan sapi indukan akan disebarkan kepada Kepala Daerah yang siap, hal itu harus ditunjukkan dengan kesiapan lahan untuk penyediaan pakan,” kata I Ketut Diarmita.

    Menurut I Ketut Diarmita, komitmen daerah dalam menyiapkan dukungan potensi lokal, baik kesiapan lahan maupun pakan yang dibutuhkan  sangat penting. “Hasil peninjauan kesiapan daerah ini akan menjadi dasar dalam penentuan layak atau tidaknya daerah tersebut menerima bantuan pemerintah, sehingga program akselerasi peningakatn populasi sapi dapat terlaksana dengan baik,” ucap I Ketut.

    I Ketut menyebutkan, sesuai rencana Luwu Utara akan mendapat alokasi sekitar 400 ekor sapi jenis Brahman Cross yang nantinya akan ditempatkan di UPTD Sapi Potong Luwu Utara.

    Selanjutnya,  I Ketut Diarmita melakukan peninjauan di sekitar UPTD dan berharap nantinya sapi yang akan diterima dapat berkembang secara cepat, sehingga UPTD ini dapat menjadi contoh bagi UPTD sapi potong lain. Dia berharap pada bulan Mei 2018 pembangunan UPTD sudah selesai dan dapat digunakan.  

    Melihat kondisi di sekitar  UPTD yang jalannya berbukit-bukit, I Ketut  meminta agar dibuatkan embung-embung untuk penyediaan air. Selain itu juga disarankan agar penerapan  prinsip prinsip animal welfare yang wajib diperhatikan.

    Tempat turun dan naiknya sapi, pada area yg flat / datar, kandang isolasi jika ada ternak yang sakit serta obat obatan yg cukup. Pengawasan dan recording terhadap kondisi sapi dari kehilangan pun tidak luput dari perhatian I Ketut. Menurutnya perlu ada pengawasan 24 jam.

    “Saya melihat Kabupaten Luwu Utara memiliki potensi pengembangan sapi dan potensi lahan pengembalaan, serta sumberdaya manusia dibidang peternakan yang cukup bagus. Namun perlu adanya penataan lahan dan menambah rumput  yang berkualitas untuk Hijauan Pakan Ternak,” kata I Ketut.

    I Ketut juga menyarankan kepada Bupati Luwu Utara agar mengarahkan masyarakat sekitar untuk menanam rumput pakan hijauan seperti: Odot, Rumput Gajah, King Grass, Indigofera untuk menyongsong kedatangan sapi-sapi indukan Brahman Cross yang nantinya  rumput tersebut dapat dijual ke UPTD, sehingga masyarakat juga ikut dilibatkan dalam pengembangan sapi dan menambah penghasilan harian masyarakat setempat, sehingga pada gilirannya kesejahteraan petani/peternak meningkat.

    Selain itu, disebutkan, karakteristik  Sapi Brahman Cross berbeda dengan sapi Bali. “Sapi Brahman Cross enggan birahi kalau pakannya tidak cukup dan tidak cocok”, tambah I Ketut.

    TAGS : Kementerian Pertanian Kementan

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/29355/Kementan-Dorong-Luwu-Utara-Garap-Pembibitan-Sapi-Potong/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleDirjen PPMD Berharap Embung Dikelola Bumdes
    Next Article Kementan Dorong Luwu Utara Garap Pembibitan Sapi Potong
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya
    • TradingView Makin Populer di Kalangan Trader: Ini Fungsi dan Cara Menggunakannya
    • 6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.