Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Kementerian BUMN Bicara Soal Limit Kartu Kredit Capai Rp 30 Miliar
    Ekonomi

    Kementerian BUMN Bicara Soal Limit Kartu Kredit Capai Rp 30 Miliar

    June 17, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Kementerian BUMN Bicara Soal Limit Kartu Kredit Capai Rp 30 Miliar 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) buka suara terkait pernyataan Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama yang mengaku mendapat kartu kredit dengan limit sampai Rp 30 miliar. Kartu kredit tersebut merupakan fasilitas untuk para Direksi dan Komisaris Pertamina.

    Staf Khusus (Stafsus) Menteri BUMN, Arya Sinulingga mengatakan, fasilitas limit yang diberikan tidak sampai menyentuh angka Rp 30 juta. Maksimal limit hanya Rp 100 juta saja dan pemakaiannya hanya untuk keperluan perusahaan.

    “Hasil pantauan kami limitnya tidak ada yang sampai Rp 30 miliar. Limit atasnya 50-100 jt. Dan pemakaian hanya untuk kepentingan perusahaan,” ujarnya dikutip Kamis (17/6).

    Arya menegaskan, fasilitas kartu kredit di beberapa perusahaan pelat merah hanya untuk kepentingan perusahaan dan bukan untuk keperluan pribadi.

    “Saya sudah cek dibeberapa BUMN, menurut BUMN yang saya cek memang ada fasilitas CC tapi untuk keperluan perusahaan bukan utk keperluan pribadi. Kalau untuk keperluan pribadi tidak boleh,” imbuhnya.

    Adapun tujuan penggunaan kartu kredit itu sendiri, kata Arya, agar penggunaannya dapat diawasi dan dikontrol dibandingkan memakai uang tunai. “Mereka juga mengatakan pemakaian kartu kredit untuk keperluan perusahaan supaya tidak memakai uang tunai dan lebih dapat dikontrol dan transparan. Itu dari hasil pantaun kami di beberapa perusahaan BUMN,” ucapnya.

    Arya menambahkan, kementerian BUMN mendukung semua efisiensi yang dilakukan oleh setiap BUMN apalagi kalau efisiensi tersebut berhubungan dgn Capex dan Opex yang memang mempengaruhi keuangan BUMN.

    “Saya juga sudah cek ke Pertamina, menurut mereka tidak ada limit kartu kredit mencapai Rp 30 miliar baik untuk direksi dan Komisaris,” pungkasnya.

    Editor : Mohamad Nur Asikin

    Reporter : Romys Binekasri


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleEnggan Ingat Masa Lalu, 4 Zodiak Ini Fokus Pada Pencapaian Saat Kini
    Next Article Epidemiolog Sebut Lonjakan COVID-19 Karena Kegagalan Cegah-Tangkal, Karantina Cuma 5 Hari
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.