Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Kemoterapi Bikin Kulit Kering? Begini Solusinya
    News

    Kemoterapi Bikin Kulit Kering? Begini Solusinya

    June 19, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Kemoterapi Bikin Kulit Kering? Begini Solusinya

    Spesialis Kulit dan Kelamin RS Kanker Dharmais Jakarta dr. Danang Tri Wahyudi, SpKK, FINSDV, FAADV

    Jakarta, Jurnas.com – Proses kemoterapi dalam pengobatan kanker kerap kali menyisakan masalah baru, yakni kulit kering dan pecah. Tentu saja, hal ini membuat sebagian perempuan khususnya pasien dan penyintas kanker payudara tidak percaya diri.

    Kepala SMF Kulit dan Kelamin Rumah Sakit Kanker Dharmais Jakarta, dr. Danang Tri Wahyudi, SpKK, FINSDV, FAADV mengatakan hal itu wajar mengingat kemoterapi dapat mengurangi produksi minyak di kulit.

    “Sehingga menurunkan kadar natural moisturizing factor, sebagai akibatnya kulit menjadi lebih kering,” terang Danang dalam kegiatan `Serial Webinar Kanker Payudara: Perawatan Kulit bagi Pasien Kanker Payudara` yang dilaksanakan Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) bekerja sama dengan para dokter RS Kanker Dharmais Jakarta.

    Kulit kering tidak boleh diabaikan, menurut dr. Danang. Spesialis yang juga menjabat sebagai Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (Perdoski) Cabang Jakarta ini menyebut kulit kering bisa memicu terganggunya pertahanan tubuh. Inilah yang kemudian menimbulkan rasa gatal.

    Beberapa obat kemoterapi seperti capecitabine (Xeloda®), fluorouracil (5-FU), liposomal doxorubicin (Doxil®), doxorubicin (Adriamycin®), cytarabine (Ara-c®), sunitinib (Sutent®) dan sorafenib (Nexavar®) dapat menyebabkan reaksi di kulit. Salah satu di antaranya sindrom kaki dan tangan (hand and foot syndrome/HFS).

    Baca juga.. :

    • Pasien Kanker Tak Boleh Makan Tahu dan Tempe? Hoaks!
    • Kisah Perjuangan Pasien Kanker Payudara Berobat saat PSBB
    • Rumah Singgah YKPI Ditutup selama Pandemi Covid-19

    Lalu apa solusinya?

    Danang menyarankan penyintas untuk menggunakan pelembab dalam bentuk krim atau lotion, yang pekat dapat membantu mengatasi kulit kering. Sementara untuk HFS, bisa menggunakan pelembab untuk kulit yang sangat kering atau pecah-pecah.

    “Pelembab dapat digunakan tebal pada malam hari dan dibungkus dengan kaos kaki,” ujar alumnus fakultas kedokteran Universitas Indonesia tersebut.

    Penyintas juga disarankan menghindari mandi dengan waktu yang lama, atau menggunakan air panas saat mandi. Menggunakan sabun dengan pelembab, dan fregrance free dengan pH tidak basa juga dianjurkan.

    “Gunakan pelembab segera setelah mandi untuk menjaga kulit tetap terhidrasi dengan baik,” papar dia.

    Dalam kesempatan ini, Ketua Umum YKPI Linda Agum Gumelar yang juga penyintas kanker payudara menekankan agar seluruh peserta webinar seri ketiga ini, khususnya para penyintas kanker payudara tetap menjaga kesehatan.

    Tema kulit pada webinar kali ini, menurut Linda sangat penting bagi pasien dan penyintas kanker payudara yang kerap kali memiliki masalah yang sama.

    “Perawatan kulit sangat penting dan tidak bisa diabaikan. Kemudian, hati-hati memilih skin care karena kulit penyintas itu sensitif. Jangan gunakan pemutih di dalamnya mengandung Hydroquinone,” tandas Linda.

    TAGS : Kulit Kering Kemoterapi Kanker Payudara YKPI

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/74022/Kemoterapi-Bikin-Kulit-Kering-Begini-Solusinya/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleGandeng Netflix, Kemdikbud Dianggap Abaikan Karya Anak Bangsa
    Next Article Turki Siap Berkolaborasi dengan AS Basmi Teroris di Libya
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.