Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Kendalikan COVID-19, Ini 3 Pilar Utama dan Targetnya
    News

    Kendalikan COVID-19, Ini 3 Pilar Utama dan Targetnya

    August 2, 2021No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Kendalikan COVID-19, Ini 3 Pilar Utama dan Targetnya 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Kendalikan COVID-19, Ini 3 Pilar Utama dan Targetnya 2
    Tangkapan layar konferensi pers terkait kelanjutan PPKM Level 4, 3, dan 2, Senin (2/8). (BP/Istimewa)

    DENPASAR, BALIPOST.com – Presiden Joko Widodo dalam keterangan pers virtualnya disiarkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (2/8) malam menyatakan bahwa kebijakan pemerintah dalam penanganan pandemi COVID-19 bertumpu pada tiga pilar utama. Yaitu vaksinasi, penerapan 3 M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak), dan pelaksanaan 3 T (tracing, testing, dan treatment) secara massif.

    Disebutkan Jokowi, untuk langkah pertama, kecepatan vaksinasi, terutama pada wilayah-wilayah yang menjadi pusat mobilitas dan kegiatan ekonomi. Kedua, penerapan 3M yang masif di seluruh komponen masyarakat. Ketiga, kegiatan pengetesan, pelacakan, isolasi, dan perawatan atau 3T secara masif, termasuk menjaga BOR, penambahan fasilitas isolasi terpusat, serta menjamin ketersediaan obat-obatan dan pasokan oksigen.

    Dijabarkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), Luhut B. Pandjaitan, 3 pilar ini menjadi tumpuan pengendalian COVID-19 nasional setelah mendengar pendapat dan masukan dari para ahli. Juga, berdasarkan analisis gabungan para epidemolog dari berbagai universitas.

    Dalam menangani pandemi ini, menurut Menko Luhut perlu bantuan semua pihak terutama keikutsertaan publik. “Hari ini kami masih memiliki masalah di sektor hulu di mana soal kedisiplinan masyarakat yang masih sangat kurang walaupun kedisiplinan ini adalah kunci dari penanganan pandemi COVID-19 varian delta ini,” ujarnya.

    Oleh karena itu, masyarakat diharapkan memiliki kesadaran untuk berperan penuh dalam terus menjaga protokol kesehatan.

    Sementara itu, terkait 3 pilar dalam penanganan COVID-19, Luhut mengatakan peningkatan cakupan vaksinasi secara cepat akan dilakukan. “Terutama pada wilayah-wilayah yang menjadi pusat mobilitas dan kegiatan ekonomi,” ujarnya dalam keterangan pers virtual disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden dipantau dari Denpasar.

    Ia mengatakan saat ini pemerintah sedang meningkatkan jumlah vaksinasi harian mencapai 1.250.000 suntikan di Agustus ini. “Pemerintah sudah menyiapkan 258 juta vaksin siap suntik pada periode Agustus hingga Desember ini.”

    Kedua, lanjut Menko Luhut, penerapan protokol kesehatan 3M yang masif di seluruh komponen masyarakat, dan ketiga adalah kegiatan testing, tracing, dan treatment (3T) yang sistematis dan masif. “Pemerintah saat ini menargetkan untuk melakukan tracing kepada 10 kontak erat per kejadian kasus positif yang sudah mulai dijalankan oleh TNI dan Polri dilapangan. Jika ketiganya dapat dilakukan, maka penyebaran virus dapat dikontrol sehingga strategi reopening secara bertahap optimis dapat dilakukan,” tambahnya.

    Vaksin Sangat Penting

    Selain mematuhi 3M dan 3T, Menko Luhut kembali mengingatkan bahwa vaksin menjadi salah satu yang sangat penting dalam menghadapi dan  mengendalikan pandemi ini. Karena pembukaan aktivitas ekonomi akan tergantung pada ke-3 faktor tersebut.

    “Bulan Agustus harus dimanfaatkan untuk meningkatkan cakupan vaksinasi, dan penerapan 3M serta 3T, agar September bisa mulai dilakukan pembukaan secara bertahap,” ujarnya.

    Selain Menko Luhut, konferensi pers ini dihadiri juga oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang juga menekankan bahwa 3T, 3M, dan vaksinasi harus dilaksanakan dan diprioritaskan. Keduanya berharap selain kerja sama yang baik dengan TNI/ Polri, Gubernur, Bupati, Walikota, beserta jajarannya, harus ada juga kerja sama yang baik dengan seluruh masyarakat Indonesia untuk membantu pemerintah mendorong bersama -sama menangani COVID-19 ini.

    Menkes menuturkan, peningkatan jumlah pengecekan orang dan spesimen ini penting agar kondisi setiap individu segera diketahui. Dengan demikian, penanganan yang tepat dapat segera dilakukan apabila individu tersebut terkonfirmasi positif korona.

    “Kita bisa evaluasi supaya tidak menular di tempat isolasi yang sudah dibangun dan yang sakit akan cepat kita rawat ke rumah sakit supaya tidak terlambat, supaya tidak fatal, karena penyakit ini kalau kita rawat dengan cepat dan tepat harusnya bisa tertangani,” tuturnya.

    Selain pelandaian kasus harian, Menkes juga mencatat penurunan tingkat keterisian rumah sakit atau BOR, baik untuk ruang isolasi maupun ICU. Penurunan BOR terjadi di sejumlah daerah seperti DKI Jakarta dan Jawa Barat.

    Terkait stok vaksin, pemerintah akan menerima lebih dari 300 juta dosis vaksin mulai Agustus sampai Desember. Oleh karena itu, Menkes mengajak seluruh masyarakat untuk melakukan vaksinasi yang telah disediakan demi kepentingan bersama.

    “Saya percaya bangsa Indonesia itu sudah banyak sekali mengalami tekanan, mengalami kesulitan, mengalami kegagalan, tapi kita selalu bisa bangkit. Kita kembali melawan selama kita melakukan bersama-sama,” tandasnya. (Diah Dewi/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleBank BPD Salurkan Paket Beras Hingga Laptop
    Next Article Dari Luhut Sebut Bali Perlu Perhatian Khusus hingga Istri Jerinx Juga Turut Diperiksa
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 25 Aplikasi Penghasil Uang Terbaik 2026, Terbukti Membayar dan Aman
    • iOS 27 Download Sudah Tersedia dalam Versi Public Beta, Begini Cara Unduhnya
    • Rekomendasi Laptop Mahasiswa untuk Semua Jurusan dan Budget

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.