Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Kepercayaan Masyarakat Atas Informasi Hoaks Masih Tinggi
    News

    Kepercayaan Masyarakat Atas Informasi Hoaks Masih Tinggi

    December 28, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Kepercayaan Masyarakat Atas Informasi Hoaks Masih Tinggi 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Kepercayaan Masyarakat Atas Informasi Hoaks Masih Tinggi 2
    Pemeriksa fakta senior Mafindo, Dedy (Kiri) saat acara diskusi peran media di tengah informasi Hoaks yang digelar LKBN Antara di Mataram (BP/Ant)

    MATARAM, BALIPOST.com – Kepercayaan masyarakat Indonesia atas informasi hoaks atau berita palsu saat ini cukup tinggi. Demikian hasil survai masyarakat anti fitnah Indonesia (Mafindo). “Angka warga yang terpapar informasi hoaks itu hampir 60 persen dari jumlah pengguna internet di Indonesia,” kata pemeriksa fakta senior Mafindo Dedy Helsyanto saat acara diskusi peran media di tengah informasi hoaks di masyarakat yang digelar LKBN Antara di Mataram, Selasa (28/12).

    Dikutip dari kantor berita Antara, angka warga yang percaya dengan berita palsu itu setiap tahunnya terus mengalami peningkatan, sehingga bisa dibayangkan ketika itu bisa berkembang. Di satu sisi jumlah pengguna internet di Indonesia telah mencapai 70 persen dari jumlah penduduk 200 juta lebih yang tersebar di semua provinsi. “Setiap tahun ada peningkatan angka kepercayaan hoaks yang terjadi dengan meningkatnya jumlah penggunaan media sosial,” katanya.

    Sementara hanya beberapa persen warga Indonesia saja yang mampu mengenali hoaks, salah satunya adalah peran media dan jurnalis dalam melawan informasi hoaks. “Kebanyakan hoaks yang ditemukan terkait isu sosial politik, sara, kesehatan, berita duka, kecelakaan dan lowongan pekerjaan,” katanya.

    Ia mengatakan, media telah memberikan kontribusi banyak bagi kemajuan masyarakat dan daerah, sehingga peran media dan jurnalis melawan hoaks sangat diharapkan, karena telah melalui kode etik jurnalis sesuai aturan. “Tidak ada berita hoaks yang dibuat oleh media,” katanya.

    Oleh sebab itu, sangat diharapkan peran media dan jurnalis dalam memberikan edukasi kepada masyarakat untuk melawan penyebaran informasi hoaks di era digital saat ini. “Mari kita sama-sama melawan informasi hoaks tersebut,” katanya.

    Dalam kesempatan itu, ia juga memberikan bagaimana cara mengecek fakta berita hoaks yang viral baik di media sosial maupun masyarakat. (Kmb/Balipost)

     

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleEtika berkendara ketika bertemu dengan rombongan RI 1
    Next Article Larangan Beroperasi Pesawat 737MAX Dicabut
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 9 Drama Korea Rating Tertinggi Juli 2026, Mana yang Wajib Ditonton?
    • ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung
    • Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.