Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Ketika Kuliah Daring Malah Bikin Boros Kuota
    News

    Ketika Kuliah Daring Malah Bikin Boros Kuota

    April 2, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Ketika Kuliah Daring Malah Bikin Boros Kuota

    Ilustrasi kuliah dari rumah di depan komputer (Foto: Agsinger)

    Jakarta, Jurnas.com – Sudah satu minggu terakhir, aktivitas Hasna di ponsel menjadi lebih sibuk dari biasanya. Namun hal itu dilakukan bukan untuk memeriksa pesan WhatsApp maupun media sosial, melainkan perkuliahan.

    Kepada Jurnas.com, Hasna mengatakan semenjak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim mengeluarkan instruksi belajar dari rumah, kampusnya, Institut Pertanian Bogor (IPB) meniadakan pembelajaran tatap muka.

    Karenanya kini, seluruh aktivitas perkuliahan, apapun bentuknya, dialihkan menjadi metode dalam jaringan (daring/online), termasuk ujian tengah semester yang sedang ia jalani.

    Meski sekilas kebijakan ini tampaknya menjadi kesempatan untuk berkumpul dengan keluarga, perempuan asal Sumedang, Jawa Barat itu tak sepenuhnya berkenan dengan sistem daring.

    Hasna mengaku harus mengeluarkan kocek lebih banyak untuk membeli kuota internet, sebab kini dia harus mengikuti satu per satu perkuliahan dan ujian melalui kelas-kelas maya.

    Baca juga.. :

    • Kemdikbud Sediakan IP Khusus untuk Kuliah Daring Gratis
    • UT Siap Bantu PTN dan PTS Sediakan Platform Kuliah Daring
    • Wabah Corona, Kemdikbud Imbau Kampus Tunda Wisuda

    “Gampang banget kuotanya habis. Padahal buat ujian doang. Habis 11 gigabit. Itupun baru ujian, belum kuliahnya,” keluh Hasna saat dihubungi pada Kamis (2/4).

    Tidak cuma boros kuota, sistem perkuliahan daring menurut Hasna tidak efektif, terutama dalam kegiatan UTS yang sedang berlangsung.

    Mahasiswi Fakultas Pertanian ini mengungkapkan, saat pelaksanaan banyak kekacauan yang terjadi, termasuk kekurangan waktu, serta kendala sinyal yang dialami oleh sejumlah mahasiswa.

    “Ada yang protes waktunya kurang. Ada juga yang kepencet kirim padahal belum selesai. Terus dibilang tidak boleh buka buku, tapi ya gimana, dosennya tidak bisa mantau,” tutur dia.

    Namun Hasna menambahkan, tidak semua dosen menuntut untuk melaksanakan perkuliahan melalui platform yang menyedot kuota. Sejumlah dosen lebih memilih mengirimkan materi di grup WhatsApp, untuk selanjutnya didiskusikan.

    “Jadi nanti sehari sebelumnya dikirim, terus dibaca pas jam pelajaran,” tandas dia.

    Sementara dalam kesempatan terpisah, Plt Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Nizam mengimbau perguruan tinggi agar lebih fleksibel dalam penerapan belajar daring.

    Hal ini, menurut Nizam perlu dilakukan mengingat beragamnya kondisi tiap daerah dan perguruan tinggi.

    “Untuk karya tulis akhir tidak harus berupa pengumpulan data primer di lapangan atau laboratorium. Metode dan waktunya bisa beragam dan fleksibel sesuai bimbingan dari dosen pembimbing,” terang dia.

    Nizam juga mempersilakan perguruan tinggi bila perlu mengatur kembali jadwal dan metode ujian dengan memerhatikan situasi dan kondisi di kampus.

    Beragam metode tidak konvensional bisa dijadikan pilihan, seperti dalam bentuk penugasan, esai, kajian pustaka, analisa data, dan proyek mandiri.

    “Yang penting didasarkan pada learning outcome atau capaian pembelajaran yang diharapkan. Jadwal praktik bisa digeser, akhir semester bisa digeser, kalender akademik bisa disesuaikan. Yang tidak boleh dikompromikan adalah kualitas pembelajarannya,” tutup Nizam.

    TAGS : Kuliah Daring Boros Kuota Keluhan Mahasiswa

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/69947/Ketika-Kuliah-Daring-Malah-Bikin-Boros-Kuota/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKemdikbud Beri Bonus Satu Semester bagi Mahasiswa Terancam DO
    Next Article Rawan Pencurian Data, Zoom Janji Perbaiki Layanan
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.