Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Ketika Mendikbud Muhadjir Diminta "Jas Hijau"
    News

    Ketika Mendikbud Muhadjir Diminta "Jas Hijau"

    July 22, 2017No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Ketika Mendikbud Muhadjir Diminta "Jas Hijau"

    Ketum PKB, Muhaimin Iskandar dalam acara Silaturrahmi Ulama se-Jateng

    Jakarta – Kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendukbud) terkait sistem pendidikan lima hari sekolah atau full day school dinilai sebagai bentuk mengabaikan peran para ulama.

    Mendikbud Muhadjir Effendy diminta agar tidak lupa atas jasa para ulama yang berjuang untuk kemerdekaan Indonesia. Adalah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengingatkan Muhadjir dengan Jas Hijau (jangan sekali-kali menghilangkan jasa ulama).

    Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia tidak bisa lepas dari para ulama. Sehingga, ulama harus mendapatkan peran penting dalam pemerintahan.

    “Untuk apa kita mengingatkan? Karena ada banyak akhir-akhir ini yang mencoba menghapus dan mengabaikan jasa-jasa para pendiri bangsa ini,” kata Cak Imin, dalam acara Silaturrahmi Ulama se-Jateng, di Gedung Pertemuan UTC, Semarang, Jumat (21/7).

    Kata Cak Imin, peran ulama yang selama ini membangun karakter melalui madrasah, secara berlahan sengaja untuk dihilangkan. Salah satunya terkait rencana Muhadjir menerapkan full day school.

    “Pelaksanaan FDS kemendikbud mengabaikan peran ulama. Maka kami semua menolak pelaksanaan full day school,” tegasnya.

    Ia meminta, agar sistem pendidikan dikembalikan kepada masyarakat untuk bebas memilih. Sebab, selama ini madrasah telah banyak memberikan manfaat bagi bangsa, baik pendidikan akhlak, mentalitas, serta sikap solidaritas.

    “Masak ini mau dirusak oleh full day school. Kita jamin sekolah terbukti tidak mampu menangani karakter. Maka serahkan kepada masyarakat,” terangnya.

    Untuk itu, PKB menyerukan gerakan Jas Hijau. Gerakan ini merupakan akronim dari “jangan sekali-kali hilangkan jasa para ulama”.

    “Sehingga madrasah menjadi solusi di kota-kota besar. Kalau madrasah tergusur banyak perkelahian pelajar,” tegas Cak Imin.

    TAGS : Jas Hijau Ulama PKB Muhaimin Iskandar Mendikbud

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/19146/Ketika-Mendikbud-Muhadjir-Diminta-Jas-Hijau/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKPK Bentuk Tim Khusus Korupsi Sejumlah Korporasi
    Next Article Kampus se-DIY Tolak Organisasi Radikal
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • iOS 27 Download Sudah Tersedia dalam Versi Public Beta, Begini Cara Unduhnya
    • Rekomendasi Laptop Mahasiswa untuk Semua Jurusan dan Budget
    • The Odyssey Menceritakan Tentang Apa Sih, Diadaptasi dari Puisi?

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.