Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Ketum IDI Ingatkan DPR Jangan Ambil Alih Peran BPOM
    News

    Ketum IDI Ingatkan DPR Jangan Ambil Alih Peran BPOM

    April 17, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Ketum IDI Ingatkan DPR Jangan Ambil Alih Peran BPOM 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Meski belum ada izin uji klinis tahap II dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), namun para anggota DPR dan juga beberapa tokoh nekat untuk disuntik vaksin Nusantara.

    Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Daeng M Faqih mengatakan BPOM sudah melakukan tugasnya secara profesional. BPOM bekerja sebagai pengawas mengatur protokol dalam sebuah penelitian obat hingga vaksin.

    “Kita tahu protokol itu yang melakukan penilaian itu hanya badan POM di Indonesia. Jadi kalau bukan Badan POM yang melakukan pengawasan penilaian siapa lagi gitu,” ujar Daeng dalam diskusi secara virtual di Jakarta, Sabtu (17/4).

    Oleh sebab itu, Daeng berpesan kepada para anggota dewan jangan mengambil alih peran dan fungsi dari BPOM terkait vaksin Covid-19 ini.

    “DPR kerja kan dalam rangka pengawasan kelembagaan memang kerjanya mengawasi pemerintahan dan lembaga-lembaga di dalamnya. Tetapi seharusnya yang diawasi adalah kinerjanya jangan sampai kemudian seolah-olah mengambilalih kinerjanya,” katanya.

    Daeng mengatakan dengan kejadian ini, dirinya menakutkan di kemudian hari BPOM akan mudah diintervensi. Sehingga kerja-kerja BPOM ini harus dijaga oleh masyarakat.

    “Kalau itu tidak dijaga saya khawatir lembaga profesional ke depan seperti BPOM ini akan rentan dimasuki unsur-unsur politis. Saya sangat khawatir. Pekerjaan profesional ini harus di jaga karena prosedur keilmuan yang dikerjakan,” ungkapnya.

    Diketahui, langkah anggota dewan berbondong-bondong menerima penyuntikan vaksin Nusantara ini bertentangan dengan sikap BPOM. Hingga saat ini, BPOM belum mengizinkan tim Vaksin Nusantara melanjutkan riset uji klinis ke tahap II.

    Alasannya menurut Kepala BPOM Penny Lukito, tim belum melaporkan tindakan korektif yang telah diminta atas apa yang sudah dikerjakan di uji klinis tahap satu. Vaksin Nusantara yang dikembangkan dari sel dendritik yang biasa digunakan dalam terapi kanker, Penny menerangkan, masih harus memenuhi beberapa syarat.

    Di antaranya, Cara Uji Klinik yang Baik (Good Clinical Practical), Proof of Concept, Good Laboratory Practice dan Cara Pembuatan Obat yang Baik (Good Manufacturing Practice).

    Terawan dkk, kata Penny, telah mengabaikan banyak aspek dalam pelaksanaan uji klinis fase I. Di antaranya, proof of yang belum terpenuhi dan antigen yang digunakan pada vaksin tersebut tidak memenuhi pharmaceutical grade.

    Hasil dari uji klinis fase I terkait keamanan, efektivitas atau kemampuan potensi imunogenitas untuk meningkatkan antibodi juga dinilai belum meyakinkan.

    Editor : Mohamad Nur Asikin

    Reporter : Gunawan Wibisono


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSangat Berbahaya Jika Vaksin Covid-19 Beredar Tanpa Izin dari BPOM
    Next Article Ikuti Jejak Didi Kempot, Gusanda Latova Akan Fokus ke Lagu-Lagu Jawa
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • iOS 27 Download Sudah Tersedia dalam Versi Public Beta, Begini Cara Unduhnya
    • Rekomendasi Laptop Mahasiswa untuk Semua Jurusan dan Budget
    • The Odyssey Menceritakan Tentang Apa Sih, Diadaptasi dari Puisi?

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.