Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»KH Afifuddin Sukorejo: yang Ikut Ijtima Ulama III Diragukan Keulamaannya
    News

    KH Afifuddin Sukorejo: yang Ikut Ijtima Ulama III Diragukan Keulamaannya

    May 2, 2019No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    KH Afifuddin Sukorejo: yang Ikut Ijtima Ulama III Diragukan Keulamaannya

    KH Afifuddin Muhajir (kanan)

    Jakarta, Jurnas.com – Wakil Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi`iyah, Asembagus, Sukorejo, Situbondo KH Afifuddin Muhajir merasa ragu pada keilmuan dan kealiman para pihak yang ikut dalam Ijtima Ulama III.

    Ijtima Ulama III sendiri digelar oleh para anggota PA 212 dan berafiliasi dengan Paslon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Rekomendasi Ijtima Ulama III berisi desakan kepada KPU untuk mendiskualifikasi Paslon 01 Jokowi-KH Ma`ruf Amin yang dalam quick count dinyatakan menang Pilpres dengan elektabilitas kisaran 55 persen.

    Menanggapi ijtima ulama III ini, Kiai Afifuddin menegaskan bahwa ulama semestinya mendinginkan situasi, membuat pernyataan yang menyejukkan dan menuntun umat untuk menjalankan akhlakul karimah.

    “Ulama itu adalah pewaris para nabi. Jadi tidak sembarangan menyebut dirinya ulama. Saya sendiri ragu, apa betul mereka ulama? Ulama harus memiliki keluasan ilmu dan ketakwaan yang luar biasa,” kata Kiai Afif kepada media.

    Kiai Afifuddin yang juga Guru Besar Usul Fiqih Ma`had Aly Salafiyah Syafi`yah Situbondo mengatakan, tugas ulama harus bisa memberikan kamaslahatan dan tidak memecah belah umat. Pasca Pemilu 2019, peran Ulama semestinya mendinginkan suasana yang dterjadi di masyarakat, bukan sebaliknya.

    Apalagi, sebentar lagi sudah memasuki bulan suci Ramadan. Maka ulama harus fokus membimbing umat bukan sibuk mengurus Pemilu.

    “Ulama dengan keahliannya harus mendinginkan suasana, memberikan maslahah untuk umat bukan mudharat,” terang dia.

    Sementara itu, Ustadzah Jauhariatul Fardhiyya dari Sukabumi, Jawa Barat menyatakan peran ulama terutama menjelang Bulan Ramadhan seharusnya lebih banyak melakukan pembinaan spiritual ketimbang ikut hiruk pikuk memihak capres tertentu.

    “Ulama adalah mereka yang berilmu, bekerja membimbing ummat ke arah yang benar,” jelasnya.

    Ustadzah Jauhariatul yang juga Pimpinan Majelis Taklim Azzainiyya mengingatkan, ulama jangan justru ikut memperkeruh suasana dengan mendukung satu kubu, lalu mengeluarkan otoritas keulamaannya untuk itu.

    Padahal otoritas pemilu sudah jelas ada di tangan siapa. Ia menganjurkan kepada ummat Islam Indonesia untuk bersatu dan bersilaturahim.

    “Kita sudah menjalankan kewajiban untuk memilih, sekarang tinggal kita tunggu saja prosesnya sampai selesai. KPU dan Bawaslu bukan pertama kali ini menggelar pilpres, jadi beri mereka kepercayaan. Lagian dipercaya atau tidak, mereka adalah organ yang sah secara konstitusi untuk mengurus pemilu,” ujarnya saat dihuhungi media.

     



    Sebelumnya, Habib Sholeh Al Muhdar mengingatkan agar para pendukung Paslon 02 Prabowo-Sandi jangan membawa-bawa nama ulama, apalagi mengatasnakanakn Ijtima Ulama untuk kepentingan politik sesaat.

     

    Baca juga :

    • Ijtima Ulama III, Habib Sholeh: Kalah Pilpres Jangan Bawa-bawa Ulama Deh!

    “Jangan sampai nafsu politik yang berlebihan, kemudian nama ulama dipakai buat memenuhi syahwat politik tersebut. Kalah Pilpres ya terima aja, itu takdir Tuhan. Kan tak boleh manusia mengingkari takdir Alloh SWT,” tegas Habib Sholeh.

    TAGS : KH Afifuddin Asembagus Sukorejo Ijtima Ulama III

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/51992/KH-Afifuddin-Sukorejo-yang-Ikut-Ijtima-Ulama-III-Diragukan-Keulamaannya/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePerkuat UMKM Jakarta, Pengusaha Milenial Bisa Gabung Jay Singgih Business Club
    Next Article Citilink Sukses Uji Coba Terbang di Bandara Internasional Yogyakarta
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Outfit Nonton Konser yang Stylish dan Cocok untuk Semua Genre
    • 25 Aplikasi Penghasil Uang Terbaik 2026, Terbukti Membayar dan Aman
    • iOS 27 Download Sudah Tersedia dalam Versi Public Beta, Begini Cara Unduhnya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.