Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»KH As`ad Ali: Platform Demokrasi di Indonesia Belum Jelas
    News

    KH As`ad Ali: Platform Demokrasi di Indonesia Belum Jelas

    October 6, 2019No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    KH As`ad Ali: Platform Demokrasi di Indonesia Belum Jelas

    KH As`ad Said Ali

    Jakarta, Jurnas.com – Mantan Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) KH As`ad Said Ali menilai reformasi yang dimulai 1998 sebenarnya belum tuntas, walaupun demokrasi berhasil diwujudkan.

    “Memang setelah reformasi kita punya kebebasan berpendapat, berkumpul, dan berserikat. Memang itulah esensi dari demokrasi yang tak boleh diperangi di Indonesia,” ujar Kiai As`ad dalam dialog kebangsaan lintas generasi “Masih Saktikah Pancasila” di Gedung Bidakara, Jakarta, Minggu (6/10/2019).

    Kiai As`ad menilai, yang jadi persoalan setelah reformasi adalah platform demokrasi di Indonesia masih tidak jelas bahkan tidak ada. Indonesia saat ini menjurus pada kebebasan yang 100 persen ala barat. Hal inilah yang terkadang tak sejalan dengan Pancasila.

    “Ini ada yang kurang dalam reformasi, yakni agar sesuai dengan Pancasila yang bernafas kolektivisme,” jelasnya.

    Karena itu, ia menilai harus diatur, bagaimana menserasikan antara hak kolektif dan hak individu agar pas dengan bangsa kita, pas dengan adat dan budaya Indonesia.

    “Misalnya soal LGBT, alasan mereka kebebasan individu, tapi ini tidak sejalan dengan adat istiadat dan hukum Islam. Maka tidak boleh di Indonesia,” jelas Kiai As`ad.

    Ia mengingatkan, bahwa Indonesia juga bukan negara Islam, namun negara yang ditinggali umat Islam. Di Indonesia pernah berlaku hukum Islam didalamnya, meski pun pemerintahannya bukan berdasarkan hukum Islam.

    Meski merdeka, jelas Kiai As`ad, bangsa Indonesia yang mayoritas beragama Islam tentu tak akan melupakan syariat Islam, tapi bukan menjadikan hukum Islam yang diformalkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

    “Yang diformalkan yang disepakti saja. Enggak dipaksakan, karena Indonesia bukan Daulah Islamiyah,” jelas Kiai As`ad.

    TAGS : Demokrasi Pancasila KH As`ad Said Ali

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/60432/KH-Asad-Ali-Platform-Demokrasi-di-Indonesia-Belum-Jelas/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleHarakatuna dan Satu Nusa Sebut Pancasila Mengalami Ujian Bertubi-tubi
    Next Article Harakatuna dan Satu Nusa, Wadah Anti Radikalisme di Indonesia
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis, Berikut Hasilnya

    June 30, 2026
    Wimbledon schedule 2026 resmi diumumkan (Ilustrasi/AI)

    Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai

    June 29, 2026
    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis, Berikut Hasilnya
    • Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.