Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Kisah Ramidi Nunggak SPP 14 Bulan hingga Sering "Diteror" Sekolah
    News

    Kisah Ramidi Nunggak SPP 14 Bulan hingga Sering "Diteror" Sekolah

    September 14, 2019No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Kisah Ramidi Nunggak SPP 14 Bulan hingga Sering "Diteror" Sekolah

    Ramidi (paling kiri) saat hendak menerima bantuan pelunasan tunggakan SPP dari Ketua GPSP Linda Agum Gumelar (paling kanan) | Foto: Muti/Jurnas.com

    Jakarta, Jurnas.com – Ramidi tak pernah benar-benar merasa tenang saat berada di sekolah. Bukan karena pikirannya melayang untuk bermain di luar, melainkan tunggakan sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) yang membuat dia resah.

    Ramidi bukan anak orang kaya. Ibunya tidak bekerja. Ayahnya nelayan, yang sudah setahun belakangan tumbang karena stroke ringan. Otomatis, keluarga Ramidi hanya mengandalkan penghasilan dari dua kakaknya, yang bekerja sebagai buruh pabrik dan nelayan.

    Kondisi serba kekurangan itu menyebabkan pembayaran SPP-nya di sekolah tersendat. Bahkan per bulan ini, sudah 14 bulan dia belum kunjung membayarkan iuran SPP yang besarnya Rp300.000 per bulan.

    “Kalau ulangan (ujian, Red), mama sering dipanggil ke sekolah. Pasti diomelin karena belum bayar SPP,” kata salah satu siswa SMK swasta di Jakarta Utara tersebut, kepada Jurnas.com pada Sabtu (14/9).

    Tidak hanya ditanyakan perihal alasan belum membayar iuran SPP, Ramidi mengatakan, sekolah kerap kali memintanya membuat perjanjian yang berisi tenggat waktu pembayaran SPP.

    “Jadi setiap ujian itu kita bikin perjanjian, kapan ini mau dibayar,” tutur dia.

    Kini, Ramidi dapat bernapas lega. Pasalnya, Gerakan Pemberdayaan Swara Perempuan (GPSP) bersedia melunasi tunggakan SPP Ramidi, dengan nilai bantuan sebesar Rp5.800.000.

    “Terima kasih sekali. Saya merasa sangat bersyukur karena sudah membantu biaya saya,” ucap pria kelahiran Jakarta, 27 Juni 2001 ini dengan mata berkaca-kaca, usai menerima langsung bantuan dari Ketua GPSP Linda Agum Gumelar.

    Sementara Ketua GPSP Linda mengatakan, sebelum bantuan diberikan kepada Ramidi, dia sudah mengecek langsung kondisi orang tua Ramidi di rumahnya.

    Bahkan tak Cuma Ramidi, Linda menyebut GPSP juga memberikan bantuan pelunasan SPP bagi dua anak kurang beruntung lainnya, yakni Sumiyati (Rp6.400.000) dan Nurhayani (Rp3.400.000).

    “Dengan kemampuan yang bisa dilakukan GPSP, kami membantu empat anak yang sudah tidak bayar uang SPP sejak Agustus tahun lalu. Sekarang kami bantu juga dengan transportnya, dan sekaligus juga bantuan berupa laptop,” terang Linda.

    Atas bantuan itu, Linda berharap dapat membantu pemerintah dalam memecahkan persoalan-persoalan sosial, yang ada di akar rumput.

    “Saya kira pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, makanya masyarakat juga butuh bergandengan tangan,” tandas dia.

    TAGS : Nunggak SPP Ramidi Siswa Tidak Mampu

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/59280/Kisah-Ramidi-Nunggak-SPP-14-Bulan-hingga-Sering-Diteror-Sekolah/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleHadiah Laptop untuk Si Anak Pengupas Kerang
    Next Article Petrus: Segera Lantik Komisioner Baru
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.