Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Komisi IX DPR: Pekerja Kantoran Mestinya Lebih Paham Protokol Kesehatan
    News

    Komisi IX DPR: Pekerja Kantoran Mestinya Lebih Paham Protokol Kesehatan

    July 29, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Komisi IX DPR: Pekerja Kantoran Mestinya Lebih Paham Protokol Kesehatan

    Anggota Komisi IX DPR RI, Rahmad Handoyo

    Jakarta, Jurnas.com – Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo menilai, tren perkantoran sebagai klaster baru penyebaran (Covid-19) adalah sebuah ironi, mengingat perkantoran itu sendiri dihuni orang yang berpendikan serta memahami apa dan bagaimana protokol kesehatan Covid-19.

    “Saya mengatakan kenyataan ini sangat ironis. Mengapa? Karena orang-orang yang berada di kantor kan umumnya berpendidikan. Nah, semestinya mereka sudah paham bagaimana seharusnya menyikapi ancaman Covid-19 ini. Tapi kan kenyataannya, banyak perkantoran yang kini menjadi klaster baru, khususnya di Jakarta,” ujar Rahmad, kepada wartawan, Rabu (29/7).

    Ia mengatakan, sebelum vaksin ditemukan, kunci kemenangan dalam perang melawan Covid-19 hanya satu, yakni disiplin yang tinggi. Mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan Pemerintah, menggunakan masker, jaga jarak dan cuci tangan.

    “Kalau protokol kesehatan, jaga jarak, penggunaan masker dan anjuran untuk mencuci tangan terabaikan atau  dianggap remeh, ya itu namanya teledor. Akhirnya, ya begini jadinya,” katanya.

    Rahmad mengatakan, maraknya penyebaran covid di perkantoran ini merupakan keprihatinan bersama. Semua pihak, dalam hal ini pihak perusahaan, dan seluruh karyawan harus bersama-sama meningkatkan kewaspadaan.

    Baca juga.. :

    • Sekjen DPR: Policy Brief Indentifikasi Peningkatan Reformasi Birokrasi
    • Eijkman: Jangan Mau Jadi Kelinci Percobaan Vaksin Asing, Indonesia Buat Vaksin COVID-19
    • Banyak Daerah Berstatus Zona Merah Nekat Buka Sekolah

    “Saya ingin mengimbau, khususnya kepada  para pekerja di perkantoran, mulailah mendisplinkan diri sesuai dengan protokol kesehatan yang dianjurkan Pemerintah. Kenyataan yang menghawatirkan ini harus jadi proses pembelajaran bersama agar kasus klaster perkantoran ini tidak meledak kembali dan semakin parah,” ucapnya.

    Menambahkan keterangannya, Rahmad mengatakan, dalam menghadapi pandemi banyak hal yang semestinya jadi bahan evaluasi. Dikatakan, peringatan WHO tentang airborne, yakni penularan virus lewat udara juga harus menjadi perhatian.

    “WHO sudah mengatakan tentang airborne, karena itu sirkulasi diudara juga harus diperhatikan. Pokoknya semua protokol kesehatan yang dianjurkan WHO dan pemerintah itu harus benar-benar dijalankan,” imbuh legislator asal Boyolali, Jawa Tengah ini.

    Dikatakannya, masih sering dalam rapat dikantor jarak diantara peserta terabaikan. Sering juga, saat berbicara masker sengaja dibuka.

    “Jangan salah, justru hal sepele, seperti membuka masker saat rapat, hal seperti ini berpotensi menjadi penyebaran virus corona dari orang terpapar tanpa gejala (OTG).  Akhirnya, perusahaan jadi klaster baru,” papar politisi PDI Perjuangan ini.

    Ia mengingatkan, sesuai data yang dikeluarkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, di Jakarta sebanyak 66 persen  orang yang terpapar virus corona tertular dari orang tanpa gejala (OTG). Karena itu, katanya, saat rapat di kantor,  masker sering dibuka. Padahal, saat masker terbuka itu lah virus menyebar.

    “Saya juga mendukung makan bersama di kantor, semisal seusai rapat ditiadakan saja. Karena saat makan bersama itu semuanya kan membukan masker. Kondisi seperti itu sangat berpotensi penyebaran virus,” kata Rahmad.

    Beberapa hari terakhir, klaster perkantoran menyumbang angka kasus infeksi Covid-19 terbanyak di Indonesia. Di Jakarta, ada 59 Kantor  terpapar Covid-19. Dari ke-59 klaster kantor tersebut di antaranya ada 17 kementerian.

    Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan perkantoran kini menjadi salah satu klaster penyumbang kasus Covid-19 di Indonesia.

    TAGS : Warta DPR Komisi IX Covid-19 Protokol Kesehatan

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/76192/Komisi-IX-DPR-Pekerja-Kantoran-Mestinya-Lebih-Paham-Protokol-Kesehatan/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSekjen DPR: Policy Brief Indentifikasi Peningkatan Reformasi Birokrasi
    Next Article Empat Tentara Israel Ditahan Usai Selundupkan Senjata ke Palestina
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya untuk Bisnis Anda

    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya Armocargo untuk Bisnis Anda

    May 25, 2026
    Rano Karno Bakal Pimpin Perayaan Idul Adha di Jakarta (Instagram)

    Rano Karno Bakal Pimpin Perayaan Idul Adha di Jakarta Saat Pramono Naik Haji

    May 22, 2026
    Musim Kemarau 2026 Mulai Berdampak (Ilustrasi/AI)

    Musim Kemarau 2026 Mulai Berdampak, Ribuan Warga Kesulitan Air Bersih

    May 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.