Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Komisi VI DPR RI Dorong Pemerintah Jajaki Kerjasama Bilateral dengan Banyak Negara
    News

    Komisi VI DPR RI Dorong Pemerintah Jajaki Kerjasama Bilateral dengan Banyak Negara

    April 6, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Komisi VI DPR RI Dorong Pemerintah Jajaki Kerjasama Bilateral dengan Banyak Negara

    Kapoksi Komisi VI DPR RI Fraksi PKB, Nasim Khan

    Jakarta, Jurnas.com – Wabah virus corona (Covid-19) yang dinyatakan sebagai pandemi global telah mengganggu dan memporak-porandakan perekonomian indonesia.

    Pasalnya, virus itu telah menyebabkan lalu lintas perdagangan internasional terhambat dan pasokan menjadi menipis.

    Hal tersebut terjadi karena kegiatan ekspor-impor tersendat, sebab, negara – negara terdampak corona mulai membatasi ekspor dan Impor produknya dari dan ke Indonesia.

    Untuk mengatasi hal itu, Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) di Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKB, Nasim Khan mendorong pemerintah untuk menjajaki kerjasama bilateral dengan berbagai negara di seluruh dunia.

    Hal ini dilakukan agar Indonesia tidak terlalu bergantung dengan negara – negara tertentu saja yang sudah menjalin kerjasama terlebih dahulu.

    Baca juga.. :

    • F-PKB Minta Pelanggan Listrik 1.300 VA Dapat Keringanan
    • Atasi Kelangkaan APD, F-PKB Dorong IKM dan UKM Produksi secara Massal
    • Pembebasan Impor Kemendag Bikin Swasembada Bawang Putih Makin Menjauh

    “Selama ini kita hanya membuka hubungan dengan negara luar yang terbatas, jangan terpaku pada beberapa negara saja,” ungkap Bang NK, sapaan akrab Nasim Khan, kepada wartawan, Senin (06/04/2020).

    Wakil bendahara umum DPP PKB ini menerangkan, kerjasama itu bisa menjadi alternatif ketika negara – negara yang sudah melakukan kerjasama dengan indonesia mengalami kendala, seperti kelangkaan barang, lonjakan harga, negara tersebut sedang berperang atau kendala teknis lainnya.

    “Nah, ini penting, ke depan kita harus bisa membuka segala hubungan keluar, baik ekport import,” katanya.

    TAGS : Nasim Khan Bilateral Perdagangan

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/70101/Komisi-VI-DPR-RI-Dorong-Pemerintah-Jajaki-Kerjasama-Bilateral-dengan-Banyak-Negara/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePolda Metro Pastikan Ganjil Genap Belum Berlaku
    Next Article Tim Khusus Polda Metro Jaya Akan Kawal Pemakaman Korban Covid-19
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.