Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Komisi X DPR: Gerakan BISA Bantu Pulihkan Pariwisata
    News

    Komisi X DPR: Gerakan BISA Bantu Pulihkan Pariwisata

    August 12, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Komisi X DPR: Gerakan BISA Bantu Pulihkan Pariwisata

    Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih

    Jakarta, Jurnas.com – Wakil Ketua Komisi X DPR, Abdul Fikri Faqih optimis Gerakan Bersih Indah Sehat Aman (BISA) yang digagas Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI menjadi salah satu upaya efektif untuk memulihkan sektor pariwisata yang baru saja diterpa badai pandemi Covid-19.

    “Badai pandemi telah memukul sektor ekonomi andalan devisa negara ini, sedikit upaya dalam BISA semoga menjadi obat bagi masyarakat pelaku di lokasi wisata,” kata Fikri saat membuka kegiatan BISA di depan ratusan peserta di desa wisata Lembah Rembulan, Kabupaten Tegal, yang digelar Selasa hingga Rabu (11-12/8).

    Dia menambahkan, pandemi telah membawa Indonesia ke dalam jurang resesi ekonomi. “Banyak pihak sudah bilang kita masuk resesi, minus pertumbuhan sudah 5,2%,” imbuh Fikri.

    Pariwisata dan ekonomi kreatif, lanjutnya, adalah sektor penyumbang devisa dan Produk Domestik Bruto negara. “Tourism sudah jadi andalan devisa nomor 2 setelah CPO, bahkan bisa jadi bila digabung dengan sektor ekonomi kreatif menjadi nomor 1,” ungkapnya.

    Sehingga, ambruknya sektor pariwisata RI telah memperburuk kondisi resesi ekonomi RI yang dihajar pandemi covid 19. “BISA ini merupakan rintisan bagi pelaku sektor wisata di daerah untuk bangkit, bagaimana menyiapkan lokasi wisata sesuai adaptasi kebiasaan baru (new normal) agar senantiasa mematuhi protokol Kesehatan,” tambahnya.

    Baca juga.. :

    • Di Depan Pengusaha, Menaker Ida Ungkap Strategi Hadapi Tranformasi Ketenagakerjaan
    • Satu Pemain Barcelona Positif Covid-19
    • DPR Terima Masukan MUI Terkait RUU Ciptaker dan RUU BPIP

    Karena pariwisata tidak dipungkiri menjadi penyambung nafkah bagi mayoritas masyarakat terutama di daerah wisata. “Saat ini menjadi saat yang tepat untuk memperbaiki mindset dan standar tempat wisata yang aman, terutama agar tidak menjadi klaster baru Covid,” ujar Fikri.

    Politisi PKS ini juga menekankan pentingnya mengangkat isu lingkungan dalam BISA untuk memperbaiki citra destinasi wisata kita yang ratingnya rendah.

    “Wisata kita dicitrakan dunia tidak peduli lingkungan, kotor banyak sampah, contohnya ada documenter tentang sampah di puncak Rinjani dan pantai Kuta Bali, mungkin ini jadi penyebab target kita untuk menghadirkan 20 juta turis gagal tercapai,” urainya.

    Direktur Pengendalian Kebijakan Strategis Kementerian Parekraf RI, Hasan Abud menilai ekonomi di destinasi wisata tidak mungkin berhenti stagnan terus menerus karena pandemi.

    “Sebagian daerah sudah bertahap dibuka, ada yang 50 hingga 75 persen agar tetap berjalan, pada dasarnya BISA untuk meningkatkan value destinasi wisata di masa pandemi ini agar turis tetap nyaman dan merasa aman berkunjung,” katanya.

    Menurut Hasan, pandemi ini tidak tahu kapan berhenti, namun kegiatan usaha harus tetap jalan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. “Menyikapinya harus dengan protokol Kesehatan, pakai masker, menjaga jarak dan tidak berkerumun, serta tetap higienis,” imbuhnya.

    Dia mengapresiasi wakil ketua komisi x, Abdul Fikri Faqih yang telah memperkenalkan desa Lembah Rembulan sebagai alternatif wisata baru di daerah Guci, Kabupaten Tegal.

    “Namanya indah sesuai lokasinya, agar masyarakat tidak hanya kenal Guci jika ke Tegal, tapi juga Lembah Rembulan,” seru Hasan.

    Pelaksana Teknis Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tegal, Suharinto mengakui semua destinasi wisata di wilayahnya, baik yang dikelola dinas kabupaten maupun desa wisata telah ditutup.   “Semua tutup sudah 4 bulan,” katanya.

    BISA diharapkan menumbuhkan Kembali geliat wisata di kabupaten tegal, khususnya oleh pelaku di desa wisata.

    “Kami berterimakasih atas bantuan alat-alat kebersihan yang disalurkan oleh pa Fikri dan Kemenparekraf ke desa Lembah Rembulan, budaya bersih adalah faktor utama daya Tarik wisatawan ke lokasi wisata,” pungkasnya.

    TAGS : Warta DPR Komisi X DPR Covid-19 Pariwisata

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/76938/Komisi-X-DPR-Gerakan-BISA-Bantu-Pulihkan-Pariwisata/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleBintang Jasa Fadli dan Fahri Wujud Penghormatan Jokowi pada Demokrasi
    Next Article Dampak Pandemi, Permintaan Baja Nasional Turun 50 Persen
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.