Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Komisi XI DPR Segera Panggil Menkeu Sri Mulyani
    News

    Komisi XI DPR Segera Panggil Menkeu Sri Mulyani

    August 6, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Komisi XI DPR Segera Panggil Menkeu Sri Mulyani 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Komisi XI DPR Segera Panggil Menkeu Sri Mulyani

    Ketua Komisi XI DPR, Dito Ganinduto

    Jakarta, Jurnas.com – Ketua Komisi XI DPR RI Dito Ganinduto memastikan pihaknya akan segera memanggil Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati setelah masa reses usai. Langkah ini ditempuh guna mempertanyakan realisasi anggaran Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang rendah.

    Hingga saat ini, pertumbuhan ekonomi Indonesia pasca Kuartal II-2020 tercatatat minus 5,32 persen dibanding dengan kuartal sama di tahun 2019, sementara dibanding dengan kuartal sebelumnya terkontraksi 4,19 persen.

    “Harus cepat, karena ekonomi harus positif di Kuartal III dan IV, agar untuk keseluruhan (tahun) 2020, ekonomi bisa bertumbuh. Jangan sampai ekonomi negatif lagi di Kuartal III dan IV. Tanggal 17 Agustus (2020) akan langsung kami bedah detail dengan Menteri Keuangan karena masih sangat rendah serapan dari anggaran Rp 695,2 triliun,” kata Dito melalui keterangan tertulisnya kepada wartwan, Kamis (6/8).

    Adapun anggaran untuk penanganan pandemi virus Corona dan program PEN yang dialokasikan pemerintah dalam APBN-Perubahan 2020 sudah mencapai sebesar Rp 695,2 triliun. Menurut Presiden Joko Widodo, realisasi anggaran Covid-19, baru 20 persen dari total anggaran Rp 695,2 triliun hingga 5 Agustus 2020.

    Untuk itu, politisi Partai Golkar ini menekankan perlu dipercepatnya realisasi anggaran Covid-19 dan PEN. Hal ini menjadi penting mengingat instrumen belanja pemerintah menjadi stimulus utama untuk penopang pemulihan ekonomi di Kuartal III dan IV 2020, ketika kontribusi investasi dan ekspor tak sesuai harapan.

    Baca juga.. :

    • Sekjen DPR Buka Workshop Penanganan Kondisi Darurat di Kompleks Parlemen
    • Marwan Jafar Dorong Pemberdayaan Produk Domestik Tekan Impor
    • Pakar Hukum: RUU Ciptaker Dibutuhkan untuk Tingkatkan Investasi

    Menurut Dito, pertumbuhan ekonomi di dua kuartal terakhir 2020 harus kembali diupayakan menuju arah tren yang positif. Nantinya, jika pertumbuhan ekonomi negatif terus berlanjut hingga Kuartal III 2020,  maka secara resmi Indonesia masuk ke zona resesi.

    Untuk saat ini, jika dilihat dari kuartal ke kuartal (QtQ) sudah berada pada level negatif pada dua kuartal berturut-turut, namun secara year of year (YoY) baru pertama kali terkontraksi.

    “Berbagai cara perlu dilakukan, diantaranya belanja pemerintah di Kuartal III tahun 2020 harus ditingkatkan. Tidak bisa tidak. Semua Kementerian/Lembaga yang memiliki anggaran besar harus dibelanjakan di dalam negeri. Kalau ada yang belanja di luar negeri atau impor, sebisa mungkin harus digeser ke tahun depan,” papar mantan Anggota Dewan Pertimbangan KADIN Indonesia tersebut.

    Menurut Dito, pihaknya selaku Komisi yang membidangi Keuangan dan Perbankan akan terus mengawal agar pertumbuhan ekonomi Kuartal III dan IV tidak terkoreksi kembali ke level negatif.  “Maka itu, kita akan langsung rapat dengan Menkeu di rapat pertama setelah reses,” tegas legislator daerah pemilihan Jawa Tengah VIII itu.

    Ke depannya, Dito menyakini bahwa peluang untuk membawa laju ekonomi Indonesia masih terbuka. Selain percepatan realisasi anggaran Pemerintah, akan ada momentum yang menggerakkan konsumsi masyarakat yakni tahapan-tahapan Pilkada serentak 2020 di Kuartal III dan IV. Adapun pemungutan suara Pilkada serentak 2020 akan dilakukan pada 9 Desember 2020 mendatang.

    Meski demikian, dirinya menekankan bahwa aspek kesehatan masyarakat tetap menjadi yang utama. Menurutnya, DPR akan meminta pemerintah memastikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 benar-benar diterapkan. Pasalnya, pemulihan ekonomi akan terganggu jika penularan terus terjadi, apalagi memunculkan fase gelombang kedua penyebaran seperti yang terjadi di Korea Selatan ataupun China.

    “Tapi tetap harus didukung dengan sikap masyarakat yang patuh terhadap protokol. Harus disiplin. Pemerintah juga harus mendukung, harus mencegah second wave. Ini harus dilaksanakan. Jika disiplin maka peluang ekonomi bangkit terbuka,” optimis Dito.

    TAGS : Warta DPR Komisi XI DPR Menkeu Sri Mulyani

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/76578/Komisi-XI-DPR-Segera-Panggil-Menkeu-Sri-Mulyani/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSekjen DPR Buka Workshop Penanganan Kondisi Darurat di Kompleks Parlemen
    Next Article Ledakan Beirut Buat 300 Ribu Warga Lebanon Kehilangan Rumah
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • iOS 27 Download Sudah Tersedia dalam Versi Public Beta, Begini Cara Unduhnya
    • Rekomendasi Laptop Mahasiswa untuk Semua Jurusan dan Budget
    • The Odyssey Menceritakan Tentang Apa Sih, Diadaptasi dari Puisi?

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.