Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Korut Sebut Sanksi DK PBB Tak Mempan
    News

    Korut Sebut Sanksi DK PBB Tak Mempan

    September 30, 2017No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Korut Sebut Sanksi DK PBB Tak Mempan 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Korut Sebut Sanksi DK PBB Tak Mempan

    Pemimpn Korea Utara Kim Jong Un

    Seoul – Pemerintah Korea Utara menyatakan,  sanksi internasional yang dipimpin oleh Amerika Serikat sengaja dibuat untuk mengacak acak negara miskin tersebut. Meski begitu, ia menyebut Washington sangan bodoh karena berpikir sanksi  akan menghentikan program senjata nuklir negara pimpinan Kim Jong-un.

    Pejabat Korea Utara baru-baru ini membentuk sebuah komite untuk menyelidiki kerusakan yang  ditimbulkan sanksi terhadap ekonomi negara tersebut dan kesejahteraan penduduk. Kerja komite tersebut dirancang untuk menarik simpati internasional dengan menyoroti penderitaan anak-anak Korea Utara, wanita dan orang lanjut usia, kata para analis.

    “Sanksi tersebut  merupakan tindakan kriminal brutal yang tanpa pandang bulu melanggar hak keberadaan warga sipil yang damai,” kata seorang juru bicara Komite Investigasi Kerusakan Sanksi dalam sebuah pernyataan yang diajukan oleh Kantor Berita Pusat Korea Utara, Jumat.

    “Banyaknya kerusakan yang disebabkan oleh sanksi ini terhadap perkembangan negara kita dan penghidupan rakyat berada di luar perhitungan siapa pun,” tambahnya

    Pernyataan Korea Utara tersebut muncul setelah perintah eksekutif Presiden Trump minggu lalu, yang memperkuat kewenangan pemerintahannya untuk menargetkan bank-bank asing yang memfasilitasi perdagangan dengan Korea Utara. Pada hari Selasa, Amerika Serikat menambahkan delapan bank Korea Utara ke daftar hitam sanksinya.

    Pada Kamis, China mengatakan akan menutup usaha patungan dengan Korea Utara dalam waktu 120 hari, sesuai dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa terakhir

    Setelah uji coba rudal balistik nuklir Korea Utara dan antarbenua, pemerintah Trump memperkuat kampanyenya untuk memeras Korea Utara secara finansial sambil memperingatkan bahwa tindakan militer juga ada di atas meja.

    “Kami menyerukan kepada semua negara untuk bergabung dengan kami dalam mengurangi semua hubungan perdagangan dan keuangan dengan Korea Utara,” kata Asisten Sekretaris Peranan Susan A. Thornton kepada sebuah komite Senat pada Kamis.

    Thornton mengatakan, Amerika Serikat tidak memiliki keinginan untuk menyakiti warga Korea Utara yang telah lama menderita, yang kami anggap berbeda dari rezim yang bermusuhan di Pyongyang.

    Dalam sebulan terakhir dua sanksi yang yang diberlakukan oleh Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa berusaha masing-masing pada 5 Agustus dan 11 September, untuk melarang ekspor Korea Utara yang penting, seperti tekstil, batubara, besi dan makanan laut.

    Sesuai dengan sanksi tersebut, Kuwait, Qatar, Malaysia dan Malta telah berhenti mengeluarkan visa untuk pekerja Korea Utara dan menghentikan penggunaan para pekerja ini, yang upahnya membantu membiayai pemerintah Korea Utara dan program nuklir dan misilnya, kata Thornton .

    Polandia adalah satu-satunya negara di Eropa yang masih menjadi tuan rumah sejumlah besar pekerja Korea Utara, katanya, sementara sebagian besar pekerja Korea Utara yang tinggal di luar Korea Utara berada di China atau Rusia, demikian, New York Time, Sabut (30/9)

     

     

    TAGS : Amerika Serikat Korea Utara Nuklir PBB

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/22559/Korut-Sebut-Sanksi-DK-PBB-Tak-Mempan/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleLho Kok Presiden Jokowi Nobar juga?
    Next Article KPK Pertimbangkan Terbitkan Sprindik Baru untuk Novanto
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Korupsi Kuota Haji Terbaru (Ilustrasi/AI)

    Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel

    June 8, 2026
    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.