Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»KPK Bakal Usut Dugaan Keterlibatan Puan di Kasus e-KTP
    News

    KPK Bakal Usut Dugaan Keterlibatan Puan di Kasus e-KTP

    February 3, 2018No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    KPK Bakal Usut Dugaan Keterlibatan Puan di Kasus e-KTP

    Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif

    Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan tak tebang pilih dalam mengusut kasus dugaan korupsi pengadaan KTP Elektronik (e-KTP). Lembaga antikorupsi memastikan bakal mengsut pihak-pihak yang diduga terlibat atau diperkaya dari proyek senilai Rp 5,9 triliun itu.

    Demikian disampaikan Wakil Ketua KPK, Laode Muhammad Syarif. Laode menyampaikan hal itu sekaligus mengkonfirmasi soal belum pernah sama sekali Menteri Koordinator Pembangunan dan Kebudayaan Puan Maharani dimintai memintai keterangannya dalam perkara proyek e-KTP.

    Padahal, saat proyek e-KTP tahun anggaran 2011-2012 bergulir, Pun menjabat sebagai Ketua Fraksi PDIP, partai terbesar ke-tiga di DPR RI. PDIP disebut-sebut salah satu partai yang turut diperkaya oleh proyek senilai Rp 5,9 triliun tersebut. 

    Berbeda dengan Puan, ‎mantan Ketua Fraksi lain, seperti Anas Urbaningrum, Jafar Hapsah dari Demokrat, serta Setya Novanto dari Partai Golkar telah berkali-kali diperiksa lembaga antirasuah itu dalam skandal proyek e-KTP. ‎

    Dikatakan Laode, pemeriksaan pihaknya sesuai pekembangan penyidikan dan penyelidikan. “Kami memeriksa sesuai perkembangan penyelidikan dan penyidikan perkara korupsi e-KTP, jadi untuk sementara ini, yang kami periksa itu adalah pihak-pihak yang dekat dengan orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka,” ucap Laode kepada awak media, Sabtu (3/2/2018).‎

    Meski Puan belum diperiksa, terang Laode, Puan juga tak akan luput dari pengusutan lembaga antikorupsi dalam perkara proyek e-KTP bila ditemukan indikasi perannya.‎ Jika belum dimintai keterangan saat ini, ucap Laode, bukan berarti dianggap tak penting atau dilindungi dalam kasus ini.

    Laode menekankan lembaganya akan terus mengembangkan kasus yang telah merugikan negara Rp 2,3 triliun itu, dengan memanggil siapa saja yang dianggap relevan untuk pembuktian. Pun termasuk Puan bila nantinya dianggap dibutuhkan keterangannya.

    “Jadi tidak ada pilih-pilih. Tebang pilih partai politik, dalam  proses penyidikan kasus e-KTP yang dilakukan KPK,” tegas Laode.

    Mantan Ketua Komisi II DPR Chaeruman Harahap sebelumnya mengatakan bahwa apapun di komisi dikoordinasikan kepada Ketua Fraksi. Termasuk e-KTP.

    Sebab itu, lanjut Chaeruman, setiap perkembangan proyek e-KTP selalu ia dikabarkan ke Ketua Fraksi Golkar saat itu, Setya Novanto. Begitu juga dengan Fraksi Demokrat, sebagaimana dibeberkan Nazarudidn.

    “Kami melaporkan perkembangannya (proyek e-KTP) ini bagaimana-bagaimana, sudah sejauh apa. Itu dilaporkan (ke Ketua Fraksi),” ucap Chaeruman saat bersaksi untuk Setya Novanto, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (1/2/2018). ‎

    Anehnya, meskipun empat kader PDIP ketika itu yakni Ganjar Pranowo, Arif Wibowo, Yasonna H Laoly, dan Olly Dondokambey, bahkan PDIP secara partai disebutkan turut diperkaya oleh proyek e-KTP, namun sekalipun KPK tak pernah meminta klarifikasi kepada Puan.

    Dalam dakwaan Jaksa KPK terhadap Irman dan Sugiharto disebutkan ada dugaan Rp 150 miliar mengalir ke Golkar, Rp 150 miliar ke Demokrat, dan Rp 80 miliar ke PDIP dalam proyek e-KTP. Adapun partai-partai lain turut diperkaya senilai Rp 80 miliar, dari proyek tersebut.‎

    TAGS : KPK e-KTP Laode Syarif Setya Novanto

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/28704/KPK-Bakal-Usut-Dugaan-Keterlibatan-Puan-di-Kasus-e-KTP/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePilpres 2019, Fahri: Anis Matta Paling Visioner
    Next Article Capres 2019, Anis Matta: Jalan Masih Panjang
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 12 Tempat Wisata di Malang dengan View Indah + Destinasi Favorit
    • 11 Penyebab Ginjal Rusak, Kebiasaan Nomor 4 Masih Sering Dilakukan
    • 9 Drama Korea Rating Tertinggi Juli 2026, Mana yang Wajib Ditonton?

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.