Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»KPK Dalami Aliran Suap Hyundai Engineering ke Bupati Cirebon
    News

    KPK Dalami Aliran Suap Hyundai Engineering ke Bupati Cirebon

    May 17, 2019No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    KPK Dalami Aliran Suap Hyundai Engineering ke Bupati Cirebon

    Juru Bicara KPK, Febri Diansyah

    Jakarta, Jurnas.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan mendalami sejumlah fakta yang mencuat terkait aliran suap dari Hyundai Engineering Corporation (HDEC) kepada terdakwa bupati Cirebon nonaktif Sunjaya.

    Dimana, dalam proses persidangan perkara jual beli jabatan dengan terdakwa bupati Cirebon nonaktif Sunjaya di Pengadilan Tipikor Bandung menyebut, ada aliran suap sebesar Rp 6,5 miliar dari Hyundai Engineering Corporation terkait PLTU Cirebon 2.



    “Keterangan saksi, fakta-fakta yang muncul di sidang atau bukti-bukti yang lainnya muncul di sidang sering terjadi dalam beberapa perkara dan itu pasti kami cermati lebih lanjut,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (16/5).

    Dalam persidangan terungkap uang itu dikucurkan oleh kontraktor HDEC dalam beberapa kali termin. Uang sebesar Rp 6,5 miliar dari HDEC diambil oleh Camat Beber Rita Susana yang juga istri Camat Astanajapura, Mahmud Iing Tajudin, atas perintah Sunjaya.

    Baca juga.. :

    • KPK Tetapkan Bupati Bengkalis Tersangka Suap Infrastruktur
    • KPK: Koruptor Berasal dari Pendidikan Tinggi
    • Romahurmuziy kembali Dirawat di RS Polri, Sakit Apa?

    Sunjaya mengaku menerima uang tersebut. Uang itu, kata Sunjaya merupakan uang pengganti dari HDEC atas keberhasilannya membebaskan tanah untuk pembangunan PLTU 2. Sunjaya juga mengakui sebagian dari uang yang diterimanya dialirkan ke sejumlah orang penting di Kabupaten Cirebon.

    Febri mengatakan, setiap fakta baru, baik yang merujuk pada pihak lain maupun ruang lingkup perkara yang lain akan dicermati oleh KPK. Jaksa Penuntut  akan menganalisis fakta-fakta tersebut untuk disampaikan kepada pimpinan untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.

    “Kalau ada fakta baru, fakta baru ini bisa saja merujuk pada pihak lain atau pada ruang lingkup perkara yang lain. Itu tugas dari jaksa penuntut umum dan setiap selesai tuntutan biasanya akan disampaikan analisis tersebut. Meskipun KPK sering menunggu putusan pengadilan untuk melihat bagaimana pertimbangan hakim terkait dengan hal tersebut,” katanya.

    Febri enggan berkomentar lebih jauh kemungkinan untuk menjerat Hyundai Engineering Corporation atau pihak lain terkait aliran suap kepada Sunjaya dan pejabat Cirebon lainnya. Ditegaskan, KPK masih menunggu proses persidangan dan pertimbangan dalam putusan hakim nantinya.

    “Sebelum menjawab itu saya kira, posisi yang paling clear yang bisa disampaikan KPK adalah kita tunggu fakta sidang dan pertimbangan hakim,” tegasnya.

    Terungkapnya aliran suap terkait proyek PLTU Cirebon 2 ini memperkuat adanya kerawanan korupsi dalam proyek-proyek pembangunan pembangkit listrik. Diketahui, KPK saat ini sedang mengusut kasus dugaan suap proyek PLTU Riau-1 yang menjerat Dirut nonaktif PT PLN Sofyan Basir.

    Disinggung mengenai adanya kemungkinan KPK menelisik dugaan rasuah dalam proyek pembangkit listrik lainnya, Febri menjawab diplomatis. Dikatakan, saat ini, KPK fokus menuntaskan kasus suap PLTU Riau-1. Namun, Febri menegaskan, KPK memastikan bakal mencermati setiap fakta yang muncul dalam proses penyidikan maupun persidangan.

    “Kalau sekarang yang ditangani PLTU Riau-1 karena memang bukti-bukti yang kami dapatkan di kasus tersebut. Jadi kalau bukti yang didapatkan di PLTU Riau-1 kami tidak bisa juga mengatakan menangani yang lain. Tapi kalau memang ada informasi misalnya fakta sidang tersebut kami cermati lebih lanjut,” katanya.

    TAGS : Kasus Korupsi Bupati Cirebon Hyundai Engineering

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/52752/KPK-Dalami-Aliran-Suap-Hyundai-Engineering-ke-Bupati-Cirebon/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKPK Sita Dokumen Rapat Bowo Sidik Bersama BUMN
    Next Article Asean di tengah Cengkraman Jaringan Pedofil Online
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 9 Drama Korea Rating Tertinggi Juli 2026, Mana yang Wajib Ditonton?
    • ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung
    • Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.