Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»KPK Imbau Jangan Pilih Kandidat yang Terlibat Korupsi
    News

    KPK Imbau Jangan Pilih Kandidat yang Terlibat Korupsi

    January 1, 2018No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    KPK Imbau Jangan Pilih Kandidat yang Terlibat Korupsi 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    KPK Imbau Jangan Pilih Kandidat yang Terlibat Korupsi

    Gedung KPK

    Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengimbau kepada masyarakat untuk memilih calon pemimpin dalam gelaran Pilkada Serempak 2018 yang pro pemberantasan korupsi. Agar nantinya tak merugikan masyakat, lembaga antikorupsi juga mengimbau agar tidak memilih calon yang terlibat praktik korupsi.

    Imbauan itu disampaikan KPK melalui juru bicaranya, Febri Diansyah. Menutur Febri, akan ada konsekuensi jika masyarakat memilih figur yang terindikasi atau terlibat praktik korupsi.‎

    Sejauh ini beberapa partai politik sudah mendeklarasikan kadernya untuk berlaga dalam kontestasi Pilkada Serempak 2018. Misalnya, PDIP yang telah resmi mengusung kadernya, I Wayan Koster untuk maju sebagai Gubernur Bali dalam Pilkada Bali 2018. 

    Koster sendiri sebelumnya telah bolak balik diperiksa penyidik KPK di sejumlah kasus korupsi. Salah satunya korupsi penggiringan anggaran di Kemendiknas dan Kemenpora Universitas. Angelina Sondakh yang merupakan pesakitan kasus itu sebelumnya dalam persidangan memastikan adanya aliran uang kepada Koster yang disebut `pak Bali`. 

    Dalam surat dakwaan KPK terhadap Angelina disebutkan bahwa Wayan Koster saat menjabat Wakil Koordinator Pojka Komisi X menerima uang sebesar Rp 5 miliar dari Permai Grup, kerajaan bisnis Mantan Bendum Partai Demokrat, M Nazaruddin. Pemberian uang itu untuk membantu Angie, sapaan akrab Anglina Sondakh selaku anggota Komisi V, untuk memuluskan pembahasan anggaran Wisma Atlet SEA Games di Kemenpora.

    “Ketika masyarakat memilih, yang perlu diingat adalah orangnya yang akan dipilih akan memimpin mereka 5 tahun kedepan, karena itu ‎kalau yang dipilih adalah orang yang terlibat dalam kasus korupsi itu akan merugikan masyarakat itu sendiri,” ungkap Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Senin (1/1/2018).

    Bagi KPK, penting jika pemimpin hasil gelaran Pilkda Serempak 2018 mempunyai komitmen pemberantasan korupsi. Terlebih sejauh ini, lembaga antikorupsi telah banyak memproses kasus yang melibatkan kepala daerah. Karena itu, komitmen pemberantasan korupsi sangat penting.

    “Agar hasil dari pemilihan kepala daerah itu menghasilkan pemimpin yang bersih dan tujuannya semata-mata untuk kesejahteraan masyarakat, tentu saja yang pertama kali harus dimulai adalah masyarakat sebagai pemilih harus memilih pemimpin yang paling baik dan juga komitmen pemberantasan korupsi.

    Kemudian, Bagi KPK itu bagian penting kalau bicara mencegah korupsi di daerah nanti, “karena KPK juga cukup banyak memproses kepala daerah baik melalui OTT ataupun penanganan perkara melalui case building (mulai penyelidikan).‎ Kami selalu berharap hal ini tak terjadi lagi kalau kepala daerahnya sejak awal mulai dari proses pemilihan itu punya komitmen untuk pemberantasan korupsi,” tandas Febri.

    TAGS : KPK Pilkada 2018

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/27184/KPK-Imbau-Jangan-Pilih-Kandidat-yang-Terlibat-Korupsi/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleJelang Winter Olympics, Kim Jong un Melunak
    Next Article 10 Orang Penentang Pemerintahan Iran Tewas
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya (Ilustrasi/AI)

    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya

    June 12, 2026
    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026 (Ilustrasi/AI)

    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026?

    June 10, 2026
    Korupsi Kuota Haji Terbaru (Ilustrasi/AI)

    Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel

    June 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital
    • KPop Demon Hunters Sukses Menarik Perhatian di 2026
    • Starbucks Jadi Perbincangan Gegara Promosi yang Bikin Orang Kesal
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.