Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»KPK Lacak Aset Dugaan Korupsi Setya Novanto
    News

    KPK Lacak Aset Dugaan Korupsi Setya Novanto

    August 23, 2017No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    KPK Lacak Aset Dugaan Korupsi Setya Novanto 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    KPK Lacak Aset Dugaan Korupsi Setya Novanto

    Ketua DPR, Setya Novanto

    Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang  mendalami dan menguatkan bukti sejumlah aset tersangka kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP. Termasuk salah satunya tersangka Ketua DPR Setya Novanto.

    Juru Bicara KPK, Febri Diansyah tak membantah pihaknya tengah mengidentifikasi lebih jauh aset-aset yang dimiliki sejumlah pihak. Termasuk aset tersangka Ketum Partai Golkar tersebut.

    Identifikasi lebih jauh mengenai hal itu menyusul bukti permulaan yang telah dikantongi lembaga antikorupsi. Dimana dalam bukti permulaan itu disinyair ada bagian uang dari korupsi e-KTP yang telah berubah bentuk menjadi aset-aset.

    “Kami identifikasi lebih jauh aset-aset yang dimiliki, baik oleh tersangka (Setya Novanto) atau pun pihak lain yang kami pandang itu terkait dengan proyek ini. Sudah ada yang merubah bentuk (dari penerimaan awal berupa uang),” ungkap Febri Diansyah di kantornya, Jakarta, Rabu (23/8/2017).‬

    Dalam pengusutan kasus e-KTP yang menjerat Setya Novanto, kata Febri, pihaknya telah memeriksa sekitar 80 saksi baik itu pihak swasta maupun penyelenggara negara. Dalam pemeriksaan saksi-saksi itu, penyidik juga menyelisik aset-aset tersebut.

    Tak hanya itu, penyidik KPK juga mendalami informasi terkait transaksi keuangan dalam proyek yang bernilai Rp 5,9 triliun tersebut. Nah, KPK telah mendapatkan bukti dari pemeriksaan para saksi tersebut.

    ‪”Ada cukup banyak juga saksi-saksi baru yang kami periksa dan kami dapatkan informasi yang semakin kuat,” ujar Febri.

    Setya Novanto, dalam surat dakwaan Andi Agustinus alias Andi Narogong disebut telah menerima keuntungan dalam proyek e-KTP ini. Bahkan, Andi Narogong dan Setya Novanto disebut mendapat jatah sebesar Rp 574,2 miliar dari proyek e-KTP.

    Beberapa saksi yang dihadirkan dalam persidangan telah memastikan jika uang dari pembayaran proyek yang diduga merugikan keuangan negara senilai Rp 2,3 triliun itu telah mengalir ke Setya Novanto. Karena itu, untuk memaksimalkan pengembalian kerugian negara tersebut, penyidik KPK terus mendalami kasus korupsi e-KTP.

    Upaya memaksimalkan pengembalian kerugian negara itu tengah diintensifkan lantaran KPK sejauh ini baru menerima pengembalian uang kerugian negara dalam proyek e-KTP dari sejumlah pihak sekitar Rp236,930 miliar, US $1,3 juta dan SG$368.‬

    ‪”Kami juga terus melakukan pencarian data dan informasi yang ada. Karena itu lah kami lakukan identifikasi dengan secara lebih rinci terhadap pihak-pihak yang diduga menikmati aliran terkait dengan e-KTP,” tandas Febri.‬

    Pimpinan KPK sebelumnya mengisyaratkan akan menggunakan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), guna memaksimalkan pengembalian kerugian negara sebesar Rp2,3 triliun.‬

    Selain itu, KPK juga terus berkoordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk menyelusuri aliran uang dalam proyek e-KTP. Bahkan, KPK telah menerima sejumlah data transaksi dari PPATK.‬

    Tak hanya itu, untuk mengejar uang korupsi e-KTP yang diduga telah disamarkan di luar negeri, KPK juga telah bekerja sama dengan Federal Bureau of Investigation (FBI) Amerika Serikat dan Corrupt Practices Investigation Bureau (CPIB) Singapura.

    TAGS : E-KTP Setya Novanto KPK Partai Golkar

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/20623/KPK-Lacak-Aset-Dugaan-Korupsi-Setya-Novanto-/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleGelar Penelitian Infrastruktur Dasar Laut, Unhan Gandeng PYC
    Next Article Hari Ini KPK Cek Fisik Heli AW-101
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.