Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»KPK Sidik Dugaan Keterlibatan Ketum Golkar Airlanga
    News

    KPK Sidik Dugaan Keterlibatan Ketum Golkar Airlanga

    September 27, 2018No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    KPK Sidik Dugaan Keterlibatan Ketum Golkar Airlanga

    Ketum Partai Golkar, Airlangga Hartarto

    Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang mendalami dugaan keterlibatan Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar Airlangga Hartarto terkait kasus suap PLTU Riau-1.

    Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, penyidik KPK masih terus menggali informasi dari sejumlah saksi guna membongkar aliran dana suap PLTU Riau.



    “Penyidik sedang mempelajari keterangan beberapa saksi (Eni Saragih) terkait pertemuan dengan sejumlah pihak,” kata Febri, di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (27/9).

    Hal itu menanggapi pengakuan mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih terkait pertemuan di kediaman Airlangga. Pertemuan tersebut dihadiri dua orang tersangka suap PLTU Riau lainnya, yakni mantan Sekretaris Jenderal Golkar Idrus Marham, dan pemegang saham Blackgold Natural Recourses Limited Johannes B Kotjo.

    Baca juga :

    • Eni Bongkar Pembahasan Khusus Suap PLTU Riau di Rumah Airlangga
    • Golkar Diminta Kembalikan Uang Suap PLTU Riau
    • Silakan Airlangga Bantah, Bukti Sudah di KPK

    Kata Febri, kesaksian Eni akan menentukan langkah penyidik untuk memanggil Airlangga. Menurutnya, tidak menutup kemungkinan penyidik KPK bakal memeriksa menteri perindustrian tersebut jika memang diperlukan.

    “Apakah perlu atau tidak memanggil yang bersangkutan (Airlangga),” tegasnya.

    Sebelumnya, Eni mengaku pertemuan di rumah Airlangga dalam rangka pembahasan khusus proyek PLTU Riau-1. Menurutnya, seluruh bukti kongkalikong suap PLTU Riau di rumah Airlangga sudah diserahkan kepada penyidik KPK.

    “Disitu (rumah Airlangga) ada pembahasan khusus, apa yang dibicarakan itu sudah saya sampaikan semuanya kepada penyidik,” kata Eni, usai menjalani pemeriksaan, di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (27/9).

    Sementara, Airlangga membenarkan adanya pertemuan di kediamannya beberapa hari setelah Idrus Marham dilantik menjadi Menteri Sosial RI pada 17 Januari 2018.

    “Beliau datang bersilaturahmi ke rumah saya, namun tanpa sepengetahuan atau persetujuan saya sebelumnya, Idrus Marham ternyata ditemani oleh Johannes Kotjo dan Eni Saragih,” kata Airlangga, saat jumpa pers, di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Rabu (26/9).

    Namun, Airlangga membantah, pertemuan dengan ketiga tersangka kasus suap PLTU Riau itu dalam rangka memuluskan proyek senilai USD900 juta tersebut.

    “Pembicaraan kami tidak keluar dari kepantasan pembicaraan antara pimpinan partai dan fungsionaris partai lainnya (Melchias Mekeng, Idrus Marham, dan Eni Saragih). Tidak ada pembicaraan bisnis, proyek, ataupun saham perusahaan apapun,” terangnya.

    Diketahui, salah satu elite Partai Golkar telah mengembalikan uang senilai Rp700 kepada KPK terkait kasus suap PLTU Riau. Pengembalian uang itu setelah Eni beberapa kali mengungkap soal aliran dana ke partai berlambang pohon beringin itu senilai Rp2 miliar.

    Dimana, uang tersebut diduga untuk pemenangan Airlangga sebagai Ketum Partai Golkar pada Munaslub 2017 silam.

    KPK baru menetapkan tiga orang tersangka kasus suap PLTU Riau. Ketiganya yakni, Eni Maulani Saragih, bos Blackgold Natural Resources Limited, Johannes B Kotjo, dan mantan Menteri Sosial (Mensos) Idrus Marham.

    TAGS : Suap PLTU Riau Golkar Airlangga Hartarto

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/41409/KPK-Sidik-Dugaan-Keterlibatan-Ketum-Golkar-Airlanga/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKPK Garap Dirut PLN Sofyan Basir Besok
    Next Article Inalum Baru Kuasai 51 Saham PT Freeport Jika Bayar Rp56 Triliun
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • The Odyssey Menceritakan Tentang Apa Sih, Diadaptasi dari Puisi?
    • Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya
    • TradingView Makin Populer di Kalangan Trader: Ini Fungsi dan Cara Menggunakannya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.