Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Kuartal III Investasi Masih Minus, Jokowi Wanti-wanti Luhut dan Bahlil
    News

    Kuartal III Investasi Masih Minus, Jokowi Wanti-wanti Luhut dan Bahlil

    November 2, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Kuartal III Investasi Masih Minus, Jokowi Wanti-wanti Luhut dan Bahlil 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, capaian investasi nasional pada kuartal III tahun ini masih minus diatas 5 persen. Sehingga, dirinya meminta kepada Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia dan Menko Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan untuk kembali meningkatkan gairah investasi.

    “Investasi kita juga di kuartal III 2020 masih minusnya di atas 5 persen, tapi nanti kita tunggu hitung-hitungan dari BPS. Kurang lebih nanti minus 6 persen. Saya sudah mewanti-mewanti kepada kepala BKPM dan Menko Marinves agar paling tidak di kuartal III 2020 ini bisa minus di bawah 5 persen tapi ternyata belum bisa,” ujarnya dalam Sidang Kabinet Paripurna, Senin (2/11).

    Jokowi menuturkan, dalam mempersiapkan kuartal pertama 2021 harus mulai dididesain dari sekarang. Belanja modal untuk infrastruktur baik di Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, dan Kementerian terkait yang berkaitan dengan pembangunan proyek infrastruktur agar dapat digiring untuk mendongrak daya tarik investasi.

    “Oleh sebab itu, agar ini dikejar di kuartal 4 dan nanti di kuartal pertama bulan Januari, Februari, Maret sudah mulai bergerak lagi,” ucapnya.

    Jokowi juga meminta Menko Marves Luhut dan Kepala BKPM Bahlil agar memanfaatkan sebaik mungkin terkait keputusan pemerintah Amerika Serikat (AS) yang memperpanjang fasilitas Generalized System of Preferences (GSP) untuk Indonesia. Ia optimis fasilitas GSP bisa dimanfaatkan untuk mendorong masuknya investasi.

    “Kesempatan untuk memperbaiki investasi kita diberikan peluang karena kemarin GSP untuk masuk ke Amerika sudah diberikan perpanjangan sehingga ini menjadi kesempatan karena kita adalah satu-satunya negara di Asia yang mendapatkan fasilitas ini dan kita harapkan ekspor kita akan bisa naik,” tutupnya.

    Saksikan video menarik berikut ini:

    Editor : Bintang Pradewo

    Reporter : Romys Binekasri


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePencuri Bingung Cari Pembeli, Sepeda Giant Trance Dijual Rp 5 Juta
    Next Article Masyarakat Perlu Petakan Potensi Penularan Covid-19 di Keluarga
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    July 7, 2026
    7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan

    7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan

    July 7, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Israel Bom Lebanon Hari Ini, Apa Penyebab Serangan Terbaru?
    • Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung
    • Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.