Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Libur Akhir Tahun Jangan Jadi “Musim Panen” COVID-19, Simak Tipsnya
    News

    Libur Akhir Tahun Jangan Jadi “Musim Panen” COVID-19, Simak Tipsnya

    December 3, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Libur Akhir Tahun Jangan Jadi "Musim Panen" COVID-19, Simak Tipsnya 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Libur Akhir Tahun Jangan Jadi "Musim Panen" COVID-19, Simak Tipsnya 2
    Petugas melakukan operasi protokol kesehatan untuk memutus penyebaran COVID-19. (BP/eka)

    DENPASAR, BALIPOST.com – Tiga pengalaman libur panjang yang menyebabkan sejumlah daerah “panen” kasus menjadi perhatian Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Nasional. Pasalnya, libur akhir tahun sebentar lagi akan tiba.

    Dalam keterangan pers yang disiarkan langsung kanal YouTube BNPB Indonesia, Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Nasional, Prof. Wiku Adisasmito dipantau dari Denpasar, Kamis (3/12) mengingatkan kembali soal ini. Ia mengharapkan libur panjang akhir tahun jangan menjadi “musim panen” kasus. “Setiap periode libur panjang berlangsung, panen kasus pasti akan terjadi pada 10 – 14 hari setelahnya,” ungkapnya.

    Ia pun mengatakan untuk mengantisipasi masa libur panjang Natal dan Tahun Baru 2021, masyarakat maupun pemerintah daerah harus berkaca dari pengalaman masa libur sebelumnya. “Kepada seluruh Kepala Daerah untuk mengoptimalisasi penegakkan disiplin terhadap protokol kesehatan. Lakukan ini tanpa pandang bulu kepada seluruh masyarakat,” tegas Wiku.

    Ia pun meminta pemerintah daerah berani dan tegas membubarkan kerumunan. Selain itu, melakukan amplifikasi kampanye 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. “Masyarakat harus mengerti bahwa di masa pandemi ini, aplikasi 3M merupakan kewajiban dan bukan pilihan,” ujarnya.

    Untuk masyarakat, ia pun membagi sejumlah tips. Salah satunya, agar bijaksana dan sadar untuk meminimalisasi mobilitas. Karena, dari hasil temuan dari Yilmazkuday tahun 2020, menyebutkan peningkatan intensitas untuk tetap di dalam rumah. Dari hasil studinya, dengan mengurangi kunjungan ke area publik sebesar 1 persen sudah dapat mengurangi puluhan kasus dan kematian COVID-19 per minggu.

    “Temuan ini harusnya dapat memotivasi kita semua untuk mengambil pilihan bijak yaitu tinggal di rumah dan menghindari keramaian,” ungkapnya.

    Meskipun sulit, Wiku berharap masyarakat sepenuhnya sadar bahwa pilihan untuk mengurangi kunjungan ke area publik untuk melindungi diri sendiri dan utamanya orang-orang terdekat.

    Kedua, memilih sejumlah alternatif kegiatan untuk mengisi masa libur Natal dan Tahun Baru 2021. Seperti virtual tour ke tempat-tempat wisata dan lainnya. Atau bisa juga memilih untuk staycation (stay vacation).

    Pada prinsipnya, pilihan kegiatan tersebut memungkinkan masyarakat untuk berlibur tanpa menimbulkan kerumunan, yang tentunya meminimalisir potensi penularan Covid-19. “Meski demikian, dalam pelaksanaan kegiatan ini saya tetap ingatkan kepada masyarakat untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan,” pesan Wiku.

    Di 2020 terdapat 3 periode libur panjang yang menjadi bahan evaluasi pemerintah. Yaitu, libur panjang Idul Fitri tanggal 22 – 25 Mei 2020, libur panjang HUT RI pada 17, 20 – 23 Agustus 2020 dan dan libur panjang 28 Oktober – 1 November 2020.

    Pada libur panjang Idul Fitri berdampak pada peningkatan kasus positif sebesar 69 persen sampai dengan 93 persen pada tanggal 28 Juni 2020. Lalu, libur panjang periode HUT RI, berdampak pada peningkatan kasus positif sebesar 58 persen sampai dengan 118 persen pada pekan 1 sampai dengan 3 September 2020. Dan pada libur panjang akhir Oktober dan awal November, berdampak pada peningkatan kasus positif sebesar 17 persen sampai 22 persen pada tanggal 8 sampai 22 November 2020. (Diah Dewi/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleBNI Raih Dua Award dari Bank Indonesia
    Next Article Disayangkan, Kepatuhan Terapkan Prokes 3M Alami Penurunan
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • The Odyssey Menceritakan Tentang Apa Sih, Diadaptasi dari Puisi?
    • Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya
    • TradingView Makin Populer di Kalangan Trader: Ini Fungsi dan Cara Menggunakannya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.