Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Liburan Berpotensi Picu Kenaikan 1,5 Persen Kasus Baru, Tetap Taat 3M
    News

    Liburan Berpotensi Picu Kenaikan 1,5 Persen Kasus Baru, Tetap Taat 3M

    November 1, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Liburan Berpotensi Picu Kenaikan 1,5 Persen Kasus Baru, Tetap Taat 3M 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Musim liburan tak luput dari pergerakan atau perpindahan orang dari satu daerah ke daerah lain. Otomatis virus Korona pundibawa atau ditransmisikan oleh orang ke orang melalui mobilitas, seperti musim liburan kali ini. Maka, penting untuk selalu mematuhi protokol kesehatan 3M yakni wajib memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun.

    Dalam talkshow bersama BNPB baru-baru ini, Epidemiolog Universitas Padjajaran dr. Dwi Agustian menegaskan fenomena Covid-19 menginfeksi dari orang ke orang. Infeksi identik dengan populasi perpindahan orang yang bisa menaikkan angka kasus baru.

    “Peneliti di luar negeri menghitung, setiap kenaikan 1 persen dari pergerakan populasi bisa menaikkan potensi kasus baru sampai 1,5 persen,” kata dr. Dwi Agustian.

    Menurutnya liburan tentu saja bisa berpotensi menaikkan angka kasus baru. Maka untuk mencegahnya semua tergantung pada perilaku masyarakat.

    • Baca Juga: Hati-Hati, Covid-19 Berpotensi Menular Saat Masyarakat Demo

    “Pergerakan orang ya bisa memicu infeksi. Kalau orang liburan itu ke mana biasanya? Jika berkumpul dengan kerumunan lain, atau aktivitasnya bersama-sama bisa meningkatkan potensi,” katanya.

    “Maka selain protokol 3M, lebih baik datang ke lokasi wisata yang sepi dan aman. Berwisata dengan aman di mana sepi pengunjung,” paparnya.

    Tapi, kata dia, jika tetap ingin mendatangi lokasi dengan mobilitas yang tinggi, tentu disiplin mematuhi protokol 3M harus lebih kuat lagi. Apalagi edukasi yang disampaikan harus menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

    “Jadi setiap kelompok ada kebijakan berbeda. Bicara dengan akademisi itu lain dengan kelompok pedagang misalnya. Yang penting messagenya sama tapi harus efektif. Sentuh perasaan masyarakat, misalnya salah satunya dengan kampanye Ingat Pesan Ibu,” tandasnya.

    Editor : Dimas Ryandi

    Reporter : Marieska Harya Virdhani


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSatgas Bisa Ketahui Pergerakan Lewat Provider
    Next Article Selain 3M, Penting Terapkan Iman, Imun, dan Aman Saat Liburan
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya (Ilustrasi/AI)

    Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya

    June 12, 2026
    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026 (Ilustrasi/AI)

    Harga Pertamax Hari Ini Naik Berapa per 10 Juni 2026?

    June 10, 2026
    Korupsi Kuota Haji Terbaru (Ilustrasi/AI)

    Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel

    June 8, 2026
    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama
    • Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya
    • Cara Dapat Saldo Gratis dari Ajaib, Simak Caranya
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.