Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Teknologi»LIPI Kembangkan Teknologi Insinerator Untuk Sampah Medis Skala Kecil
    Teknologi

    LIPI Kembangkan Teknologi Insinerator Untuk Sampah Medis Skala Kecil

    August 2, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    LIPI Kembangkan Teknologi Insinerator Untuk Sampah Medis Skala Kecil 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    LIPI Kembangkan Teknologi Insinerator Untuk Sampah Medis Skala Kecil 2
    Ilustrasi – Petugas keamanan berjaga di depan gudang insinerator pabrik pengelohan limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) PT Putra Restu Ibu Abadi (PRIA), Desa Lakardowo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Selasa (16/2/2021). (BP/Ant)

    JAKARTA, BALIPOST.com – Teknologi insinerator untuk mengolah sampah medis skala kecil untuk jenis masker dan alat pelindung diri (APD) terutama untuk mengatasi sampah infeksius COVID-19 agar tidak menjadi sumber penularan perlu dilakukan pengembangan. Hal ini diakui Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

    “Teknologi incenerator (insinerator) yang kami kembangkan lebih ke arah insinerator skala kecil dengan kapasitas 100-120 liter dan diperuntukkan untuk sampah medis jenis masker dan APD,” kata peneliti muda bidang Teknik Mesin Konversi Energi Arifin Nur, M.T. di kutip dari kantor berita Antara, Senin (2/8).

    Peneliti di Pusat Penelitian Tenaga Listrik dan Mekatronik LIPI itu menuturkan alat insinerator tersebut dapat digunakan pada pabrik padat karya, perkantoran ataupun lingkungan warga seperti lingkup RT/RW.

    Teknologi insinerator itu merupakan rekayasa engineering dari teknologi insinerator yang sudah ada dengan membuat ke skala yang lebih kecil dan penggunaan bahan bakar elpiji. Insinerator tersebut beroperasi dengan sistem cepat, yakni cepat dinyalakan, bekerja dan dapat dimatikan dengan mudah serta menggunakan bahan bakar yang lebih mudah didapat. Insinerator yang kami buat tidak ditujukan untuk sistem continous running seperti di tempat pengelolaan limbah akhir,” ujar Arifin.

    Alat insinerator itu juga menghasilkan emisi yang lebih bersih dibandingkan insinerator pada umumnya karena berbahan bakar gas LPG dan lebih cepat mencapai suhu kerja optimal.

    Penggunaan alat insinerator bertujuan untuk mengurangi biaya pengangkutan sampah medis yang relatif mahal dan mengurangi risiko penularan bibit penyakit saat proses penimbunan di tempat pembuangan sementara (TPS) dan saat pengangkutan.

    Arifin mengatakan penanganan sampah harus dilakukan secepat mungkin dan dari hulu. Sementara terhadap sisa sampah yang tidak bisa dikelola secara mandiri, perlu dilakukan tindakan lebih lanjut oleh pemerintah.

    Jika semua sampah kategori medis tersebut harus masuk ke perusahaan jasa pengelolaan sampah pasti akan melampaui kapasitas karena sampai saat ini baru sekitar 4,1 persen rumah sakit yang memiliki fasilitas pengolahan sampah medis padat.

    Saat ini alat insinerator itu masih dalam bentuk prototipe dan dalam tahap pengujian-pengujian. “Jika sistem insinerator kami sudah fix maka akan kami lisensikan ke pihak lain,” tutur Arifin. (Kmb/Balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleProdusen mobil sebut kekurangan semikonduktor bisa hambat produksi
    Next Article Selandia Baru Buka Perjalanan Para Pekerja Musiman Untuk Negara Pasifik
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    aplikasi penghasil uang

    25 Aplikasi Penghasil Uang Terbaik 2026, Terbukti Membayar dan Aman

    July 17, 2026
    iOS 27 download kini tersedia melalui program Public Beta Apple (Ilustrasi/AI)

    iOS 27 Download Sudah Tersedia dalam Versi Public Beta, Begini Cara Unduhnya

    July 16, 2026
    rekomendasi laptop mahasiswa

    Rekomendasi Laptop Mahasiswa untuk Semua Jurusan dan Budget

    July 16, 2026
    TradingView Makin Populer di Kalangan Trader (Ilustrasi/AI)

    TradingView Makin Populer di Kalangan Trader: Ini Fungsi dan Cara Menggunakannya

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 25 Aplikasi Penghasil Uang Terbaik 2026, Terbukti Membayar dan Aman
    • iOS 27 Download Sudah Tersedia dalam Versi Public Beta, Begini Cara Unduhnya
    • Rekomendasi Laptop Mahasiswa untuk Semua Jurusan dan Budget

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.